ASAP tebal itu membubung perlahan dari halaman Pusat Pemerintahan Sumedang, Senin (20/4/2026).
Bukan kebakaran biasa.
Itu adalah akhir dari perjalanan jutaan batang rokok ilegal –yang selama ini beredar tanpa pita cukai.
Pemusnahan dilakukan sesaat setelah peringatan Hari Jadi ke-448 Sumedang. Diawali simbolis: dibakar, dirusak, dipastikan tak bisa kembali ke pasar.
Namun, itu baru permulaan.
Baca Juga:63 Ibu dan Balita Keracunan Usai Makan MBG di Cianjur, Mayoritas Sudah PulihTinju Jadi Tren Anak Muda Sumedang, 122 Peserta Ikuti Bupati Cup 2026
Rokok-rokok itu kemudian diangkut ke TPA Cibeureum. Di sanalah pemusnahan sesungguhnya terjadi.
Di TPA, rokok ilegal itu dimasukkan ke dalam lubang khusus. Dalam. Lalu dibakar hingga benar-benar musnah.
Prosesnya tidak sekali jadi. Bertahap. Diawasi ketat.
Petugas dari Bea Cukai Bandung memastikan tidak ada celah penyalahgunaan.
Jumlahnya tidak sedikit.
2.057.260 batang.
Nilainya? Sekitar Rp3,06 miliar.
Dan yang lebih penting: potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp1,54 miliar.
Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menyebut barang bukti itu bukan hasil sekali razia.
Melainkan akumulasi dari operasi panjang hingga triwulan pertama 2026.
Operasi itu melibatkan banyak pihak. Dari Bea Cukai Jawa Barat, aparat daerah, hingga Satpol PP di wilayah Sumedang dan Bandung Raya.
Semua bergerak dalam satu tujuan: menutup ruang bagi rokok ilegal.
Bagi pemerintah, ini bukan hanya soal memusnahkan barang.
Ini soal menjaga pasar tetap adil.
Soal melindungi pelaku usaha yang patuh aturan.
Dan tentu saja, menjaga pemasukan negara dari sektor cukai.
“Ke depan, sinergi akan terus diperkuat,” kata Sutikno.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, melihatnya sebagai pesan jelas.
Tak ada ruang bagi pelanggaran.
“Semua pihak harus patuh terhadap ketentuan yang berlaku. Ini bagian dari menciptakan ketertiban dan keadilan,” ujarnya.
Dan dari bara api di TPA Cibeureum itu, satu pesan tersisa:
Baca Juga:Hidup QRISUpdate Kasus Video Syur Lisa Mariana: Fakta Baru Terungkap, Polisi Menduga Ada Pesta Narkoba Sebelum Rekaman
rokok ilegal mungkin sempat beredar, tapi pada akhirnya –akan berakhir jadi abu.(red)
