SUARA pukulan, sorak penonton, dan semangat juang memenuhi arena GOR Tadjimalela, Minggu pagi (19/4/2026).
Turnamen Boxing Bupati Cup 2026 resmi dibuka langsung oleh Dony Ahmad Munir. Ajang ini tak sekadar kompetisi, tapi juga cerminan perubahan gaya hidup generasi muda Sumedang.
Sebanyak 122 peserta ambil bagian. Mereka datang dari berbagai latar belakang –mulai dari atlet binaan Pertina, pelajar tingkat SMP dan SMA, hingga anggota sasana tinju lokal.
Baca Juga:Hidup QRISUpdate Kasus Video Syur Lisa Mariana: Fakta Baru Terungkap, Polisi Menduga Ada Pesta Narkoba Sebelum Rekaman
Di atas ring, mereka tak hanya bertarung soal teknik dan kekuatan. Lebih dari itu, mental, disiplin, dan strategi menjadi kunci.
Bupati Dony menilai, turnamen ini menjadi sinyal positif bagi arah perkembangan generasi muda di Sumedang.
”Kegiatan ini menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki semangat tinggi untuk berkembang melalui jalur positif,” ujarnya.
Ia menegaskan, olahraga seperti tinju mampu menjadi benteng dari perilaku negatif sekaligus membentuk karakter yang tangguh dan sportif.
Tak hanya tinju, tren olahraga bela diri lain seperti muay thai, silat, hingga karate juga mulai diminati kalangan muda.
”Kami melihat Gen Z sekarang mulai berubah. Anak-anak muda Sumedang semakin gemar berolahraga. Ini adalah wajah masa depan Sumedang—generasi yang sehat, produktif, dan berjiwa kuat,” tambahnya.
Turnamen ini bukan sekadar adu pukul. Ada misi besar di baliknya.
Baca Juga:Persib vs Dewa United: Tak Sekadar Duel Puncak dan Peringkat 8, Bojan Hodak Ingatkan Bahaya TersembunyiDua Hari Hilang, Siswi SD Ditemukan Bersama Guru Honorer di Situraja Sumedang
Selain menjadi ajang kompetisi, Bupati Cup 2026 juga diarahkan sebagai wadah penjaringan atlet berbakat yang dipersiapkan menuju ajang Porprov.
Di sisi lain, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjaga ekosistem pembinaan olahraga tinju di daerah.
”Ini juga untuk memperkuat solidaritas dan sportivitas antar atlet,” jelas Dony.
Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif seperti ini.
”Pemerintah akan terus memfasilitasi minat dan bakat generasi muda agar tersalurkan ke arah yang membangun,” tegasnya.
Dari ring tinju di Tadjimalela, satu pesan kuat mengemuka: generasi muda Sumedang tak hanya sedang berlatih bertanding –mereka sedang membentuk masa depan.(red)
