Sementara itu, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Ketua Pembina Fahmi Ummi, Romo R. Muhammad Syafi’i menjelaskan, Fahmi Ummi pertama kali didirikan pada tahun 2019 di Provinsi Sumatera Utara dengan melibatkan berbagai organisasi perempuan.
“Di sana lahir gagasan untuk membentuk rumah besar bagi seluruh organisasi perempuan dengan tujuan kaum perempuan tidak lagi menjadi objek dalam politik, ekonomi, hukum, pendidikan dan bidang lainnya. Saya ingin kaum perempuan menjadi subjek,” terangnya.
Menurutnya, perempuan memiliki peran besar dalam menentukan arah kehidupan sosial dan politik bangsa. Oleh karena itu, Fahmi Ummi hadir untuk memperkuat kontribusi perempuan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Baca Juga:Ground Breaking MAN IC Sumedang, Wamenag Puji Dony Ahmad Munir: Bupati Muda yang Serius Bangun PendidikanGround Breaking MAN IC Sumedang Dimulai, Bupati Dony: Anugerah Bagi Sumedang
“Untuk itu kita membentuk organisasi perempuan yang baru, namun tidak hanya bergerak dalam bidang dakwah secara sempit. Kita ingin berdakwah dalam seluruh bidang kehidupan, karena kehidupan dan dakwah tidak bisa dipisahkan,” pungkasnya. (red)
