“Jika ada persoalan dengan masyarakat ataupun pemerintah, di sinilah peran organisasi untuk menyampaikan aspirasi secara baik dan bertanggung jawab. Dalam menyikapi setiap persoalan, kita harus melihat dari berbagai sudut pandang, baik dari sisi masyarakat, pemerintah, maupun komunitas itu sendiri,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati menyatakan keyakinannya bahwa komunitas ojek online di Sumedang akan semakin matang dan profesional dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat. Ia menilai para pengemudi ojek online memiliki kesadaran yang tinggi terhadap kepentingan bersama, sehingga mampu menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan ketertiban dan kenyamanan di ruang publik.
“Kami ingin seluruh pihak dapat terfasilitasi dengan baik sehingga tercipta kondisi yang lebih aman, tertib, dan nyaman. Termasuk dalam upaya penataan dan penertiban juru parkir di sejumlah titik agar semuanya dapat diatur dengan baik, karena hal tersebut merupakan bagian dari tugas pemerintah dalam menciptakan keteraturan di masyarakat,” ungkapnya.
Baca Juga:Wabup Fajar: Santri Harus Jadi Generasi Berakhlak, Berprestasi dan Siap Menyongsong Indonesia Emas 2045Wabup Fajar Tegaskan Stop Bullying, Santri Harus Jadi Pelopor Kebaikan
Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, diharapkan sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dan komunitas ojek online semakin kuat. Dengan kolaborasi yang baik, para pengemudi ojek online diharapkan dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Sumedang. (red)
