SUMEDANGEKSPRES– RPF (9) dan adiknya, KSHZ (5), mengalami luka serius setelah disiram air keras, oleh orang tak dikenal,dalam dua kejadian berbeda, di Desa Cibunar, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang.
Peristiwa pertama menimpa KSHZ pada 12 Mei 2026 sekitar pukul 19.00 WIB.
“Saat itu korban baru turun dari mobil usai mengunjungi kerabatnya di Kecamatan Wado. Ketika hendak buang air kecil, korban diduga dibuntuti oleh seseorang yang kemudian menyiramkan cairan ke bagian wajahnya,” kata Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansyah, Rabu (17/6) malam.
Sedangkan Aksi kedua menimpa kaka korban, RPF pada Senin (15/6) sekitar pukul 15.30 WIB, setelah pulang bermain sepak bola.
Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka cukup serius.
Baca Juga:Ancaman Konten Digital, Ineu: Proteksi Anak Harus Dimulai Sejak DiniDesa Cipanas Menyambut Tahun Baru Islam dengan Pawai Obor
Salah satu korban bahkan mengalami kerusakan permanen pada mata sebelah kiri serta luka di bagian punggung akibat paparan cairan berbahaya tersebut.
Menurut Tanwin, fakta bahwa dua korban berasal dari keluarga yang sama, membuat penyidik memfokuskan penyelidikan pada lingkungan terdekat korban.
“Kami masih melakukan pemeriksaan secara intensif. Sementara ini arah penyelidikan lebih difokuskan ke lingkungan keluarga, karena kasus serupa sudah terjadi dua kali terhadap anak-anak dalam keluarga yang sama,” bebernya.
Saat ini, pihak kepolisian mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta menelusuri berbagai kemungkinan motif pelaku.
Polisi juga berupaya mengidentifikasi sosok yang diduga bertanggung jawab atas serangkaian teror tersebut.
Sementara itu, demi alasan keamanan dan pemulihan kondisi korban, kedua anak tersebut untuk sementara ditempatkan di rumah aman yang dikelola Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumedang.
Pihak dinas memastikan kedua korban mendapatkan perlindungan, layanan kesehatan, serta pendampingan psikososial guna membantu proses pemulihan pascakejadian.
Baca Juga:Damkar Sumedang Rutin Gelar Rabu Bersih untuk Jaga Lingkungan dan KesehatanDi Jalan Cadas Pangeran, Perjalanan Sejenak Melambat
Polres Sumedang mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut, agar segera melapor kepada pihak kepolisian.
Informasi sekecil apa pun dinilai dapat membantu mengungkap pelaku dan motif di balik aksi penyiraman yang menggemparkan warga. (red)
