Beras Cv Sarana Putra 2 Masuk Klasifikasi Yang Diterima Bulog

Beras Cv Sarana Putra 2 Masuk Klasifikasi Yang Diterima Bulog
Pemilik Penggilingan Padi CV Sarana Putra, Eric Herdiana (Kanan) saat menerima arahan langsung dari Dirut Bulog, Ahmad Rizal Ramdani terkait kualitas beras hasil gilingannya pada acara kunjungan Sidak Dirut Bulog, Sabtu (1/8).  
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES– CV Sarana Putra 2 Sumedang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas produksi beras sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada upangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Komitmen tersebut disampaikan usai kunjungan Direktur Utama Bulog ke perusahaan penggilingan padi miliknya yang berlokasi di Desa Cilangkap Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, Sabtu (1/8).

Pemilik Penggilingan Padi CV Sarana Putra 2, Erik Herdiana, mengaku bersyukur atas kunjungan Direktur Utama Bulog ke perusahaannya.

Baca Juga:Dirut Bulog Sidak ke Penggilingan Padi di Buahdua SumedangKecamatan Cisarua Sosialisasikan Pilkades, Tekankan Musyawarah dan Kelancaran Tahapan

Menurutnya, berbagai arahan yang diberikan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan usaha sekaligus memperkuat kemitraan dengan Bulog.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Dirut Bulog yang telah berkunjung ke perusahaan kami. Saya sangat senang dan arahan beliau menjadi motivasi bagi saya untuk menjadikan perusahaan kami lebih besar lagi serta mendukung program swasembada pangan pemerintah,” ujar Erik.

Erik menjelaskan, usaha penggilingan padi yang dikelolanya merupakan usaha keluarga yang ia lanjutkan sejak tahun 2015. Saat ini, perusahaan mempekerjakan sekitar 15 orang karyawan, untuk pengadaan gabah beroperasi di wilayah Ujungjaya dan Buahdua, Kabupaten Sumedang.

Dalam kegiatan produksinya, CV Sarana Putra mampu mengirim beras ke Bulog dengan kapasitas rutin 40 ton per hari.

” Kedepan, kapasitas tersebut kami targetkan bisa meningkat menjadi 60 hingga 100 ton per hari seiring penambahan fasilitas dan mesin berkapasitas lebih besar,” jelasnya.

Selain meningkatkan kapasitas produksi, perusahaan juga terus menjaga kualitas beras yang dihasilkan agar mampu memenuhi kebutuhan Bulog dan masyarakat.

Erik menyebutkan, penyerapan gabah dan beras di Jawa Barat terus menunjukkan perkembangan positif.

Baca Juga:Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi MasyarakatKades Licin Minta Adanya Kordinasi Dari Pengawas KDMP

Bahkan, secara keseluruhan telah mencapai sekitar 95 persen. Khusus untuk wilayah Bandung, masih terdapat target sekitar 8.000 ton yang diharapkan dapat dipenuhi pada bulan Agustus mendatang melalui kemitraanya bersama Bulog sehingga target penyerapan dapat mencapai 100 persen.

“Sementara untuk Sumedanghampir 15 ribu ton stok di Bulog masih aman, jadi saya rasa untuk Sumedang tidak akan mengalami kekurangan pangan,” tutup Erik. (ahm)

0 Komentar