SUMEDANGEKPSRES, CIKALONG – DKM Masjid Ta’lim Singgah Nur Zen menggelar pengajian rutin bagi para ibu-ibu di Masjid Singgah Nur Zen pada Senin (6/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperdalam ilmu agama sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Pengajian yang dilaksanakan setiap hari Senin ini terbuka bagi masyarakat umum dari berbagai desa.
Selain diisi dengan doa bersama dan pembacaan Surah Yasin, kegiatan tersebut juga menghadirkan kajian keislaman yang disampaikan oleh ustaz.
Baca Juga:Desa Cimalaka jalankan Tahapan PilkadesWarga Cimalaka Gelar Aksi Protes Tolak Revitalisasi Pasar, Minta Pemerintah Dengarkan Aspirasi Pedagang
Sinta dan Imas selaku pengurus DKM Masjid Ta’lim Singgah Nur Zen mengatakan, DKM tidak hanya berfokus pada kegiatan pengajian, tetapi juga menyelenggarakan berbagai program sosial dan pendidikan.
Salah satu program yang rutin dilaksanakan ialah bimbingan belajar (bimbel) bagi anak-anak setiap hari Minggu.
Menurut mereka, hal tersebut menjadi pembeda DKM Masjid Ta’lim Singgah Nur Zen dengan majelis ta’lim lainnya karena turut memberikan perhatian pada pendidikan anak.
“DKM Masjid Ta’lim Singgah Nur Zen memiliki banyak kegiatan, di antaranya istigasah yang dilaksanakan setiap Senin pertama setiap bulan, bimbingan belajar untuk anak-anak, pelaksanaan kurban setiap tahun, pemberian THR kepada para ustadz dari hasil uang kas, serta berbagai kegiatan pada hari-hari besar Islam,” kata Sinta.
Ia menjelaskan, pengajian rutin setiap hari Senin bertujuan untuk mensyiarkan agama Islam sekaligus mempererat silaturahmi antarsesama jamaah, khususnya para ibu-ibu dari berbagai desa.
“Harapannya, semoga jumlah jamaah terus bertambah sehingga semakin banyak masyarakat yang mengaji dan menuntut ilmu agama,” ujarnya.
Sinta menilai, mempelajari ilmu agama sangat penting karena menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ilmu agama juga perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak agar seimbang dengan ilmu pengetahuan umum.
Baca Juga:Gig EconomyPendaftar Melonjak di SMAN 2 Cimalaka Kuota terbatas
“Dengan adanya majelis ta’lim bagi para ibu-ibu ini, kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan diajarkan kepada anak-anak. Ilmu pengetahuan tanpa ilmu agama tidak akan seimbang. Karena itu, pembelajaran ilmu agama sangat penting sebagai bekal menjalani kehidupan,” tutupnya. (kki)
