Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada teknologi yang mampu membuat distribusi air kembali normal secara instan setelah perbaikan jaringan pipa.
“Semua perusahaan air minum, baik di Indonesia maupun di negara lain, tetap mengikuti prinsip hidrolika. Distribusi air harus dilakukan secara bertahap agar jaringan tetap aman,” katanya.
Perumda Air Minum Tirta Medal mengimbau pelanggan untuk membuka keran sedikit saat air mulai mengalir. Pada tahap awal, air kemungkinan masih disertai udara sehingga terdengar suara mendesis dan sesekali tampak keruh akibat endapan yang terdorong dari dalam pipa.
Baca Juga:Eka Ganjar Kurniawan Sabet Juara Satu, Bupati: ASN Berprestasi Harus Melahirkan KomitmenKetua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Sumedang Hadiri Public Hearing Raperda Pemilihan Kepala Desa
Pelanggan disarankan membiarkan air mengalir hingga kembali jernih sebelum digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan menggunakan air secara bijaksana pada masa pemulihan agar tekanan air di seluruh jaringan dapat segera stabil dan merata.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian seluruh pelanggan selama proses pemulihan distribusi air berlangsung. Tim kami terus bekerja agar pelayanan kembali normal secepat mungkin,” pungkas Hj Imas Permasih. (red)
