Antrean Mengular di RS Pakuwon, Pasien Keluhkan Lambannya Pelayanan

IGD RS Pakuwon
DIKELUHKAN: ampak gedung IGD RS Pakuwon yang menjadi lokasi pelayanan kesehatan masyarakat. Keluhan pasien terkait lambannya penanganan dan antrean BPJS menjadi perhatian. (Azri/Sumeks)
0 Komentar

KOTA – Keluhan terhadap pelayanan Rumah Sakit Pakuwon kembali mencuat. Sejumlah pasien dan keluarga pasien menyoroti lamanya waktu tunggu penanganan medis serta proses administrasi peserta BPJS yang dinilai belum efisien.

Bagi mereka, antrean yang panjang bukan hanya menguras waktu, tetapi juga memperberat kondisi pasien yang membutuhkan pertolongan.

Dadan, 68 tahun, menjadi salah satu pasien yang merasakan langsung lamanya proses pelayanan. Menurutnya, waktu tunggu yang panjang membuat proses berobat terasa melelahkan, terlebih bagi pasien lanjut usia yang membutuhkan penanganan sesegera mungkin.

Baca Juga:5 Fitur iPad A16 yang Bikin Tablet Ini Cocok untuk PemulaShopee Belanja Instant 1 Jam Tiba Curi Perhatian, Warganet hingga Atta dan Aurel Beri Respons Positif

“Pasien datang ke rumah sakit tentu berharap segera mendapatkan penanganan. Mudah-mudahan pelayanan bisa lebih cepat,” ujar Dadan, Rabu (22/7).

Keluhan serupa disampaikan Eli, 45 tahun, yang mengantar anggota keluarganya berobat. Ia menilai proses pendaftaran ulang peserta BPJS masih menjadi titik lemah pelayanan rumah sakit.

Menurut Eli, sejumlah pasien yang telah berada di bangsal masih harus menyelesaikan administrasi dengan mengantre sebelum memperoleh pelayanan lanjutan. Situasi itu membuat pasien dan keluarga harus berdesakan di lokasi antrean.

“Saya melihat pasien yang sudah berada di atas bangsal masih harus mengantre untuk proses BPJS. Pengantar pasien juga ikut mengantre di tempat yang terbuka, sehingga kurang nyaman, apalagi bagi pasien yang sedang sakit,” katanya.

Ia berharap manajemen rumah sakit dapat menata ulang sistem pelayanan agar proses administrasi tidak memperlambat penanganan medis. Baginya, pelayanan kesehatan seharusnya menempatkan kebutuhan pasien sebagai prioritas.

“Harapannya pelayanan lebih cepat dan antrean bisa diatur lebih baik, sehingga pasien tidak terlalu lama menunggu,” ujarnya.

Hingga berita ini disusun, pihak RS Pakuwon belum memberikan tanggapan atas keluhan yang disampaikan pasien maupun keluarga pasien. Sumedang Ekspres masih berupaya meminta konfirmasi kepada manajemen rumah sakit untuk memperoleh penjelasan terkait sistem pelayanan dan proses administrasi BPJS yang dikeluhkan masyarakat.(azr)

0 Komentar