Selain itu, sekolah berharap perusahaan memberikan dukungan nyata kepada sekolah-sekolah yang terdampak, setidaknya untuk membantu kebutuhan pembersihan lingkungan yang setiap hari dipenuhi debu.
“Kami berharap ada perhatian dari perusahaan terhadap sekolah-sekolah yang terdampak. Bentuknya bisa disesuaikan melalui hasil diskusi bersama, sehingga aktivitas belajar tidak lagi terganggu oleh polusi debu,” tutupnya.
Bagi warga sekolah, debu bukan lagi sekadar kotoran yang mudah disapu. Ia telah menjadi persoalan lingkungan yang perlahan mengganggu proses pendidikan, kesehatan, dan kenyamanan belajar.(ahm)
