Gangguan Produksi Air di Sejumlah Wilayah Sumedang, Distribusi Diberlakukan Bergiliran

Sejumlah pelanggan air minum di Kabupaten Sumedang harus bersabar, pasalnya terdapat gangguan pada sumber air,
Sejumlah pelanggan air minum di Kabupaten Sumedang harus bersabar, pasalnya terdapat gangguan pada sumber air,  hingga pekerjaan pemeliharaan jaringan membuat distribusi air di beberapa wilayah pelayanan, dilakukan secara bergilir, Senin (27/7).
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES – Sejumlah pelanggan air minum di Kabupaten Sumedang harus bersabar, pasalnya terdapat gangguan pada sumber air, hingga pekerjaan pemeliharaan jaringan membuat distribusi air di beberapa wilayah pelayanan, dilakukan secara bergilir, Senin (27/7).

Gangguan tersebut dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari penurunan debit sumber air, kebocoran pipa distribusi, hingga penggantian komponen jaringan. Meski demikian, petugas di lapangan terus bekerja agar pelayanan kepada pelanggan dapat kembali normal secepatnya.

Kepala Bidang Teknik Produksi dan Sumber Daya Air, Yadi S.Sos mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah penanganan, untuk menjaga pasokan air tetap tersedia bagi pelanggan.

Baca Juga:Cinta Tanah Air Dimulai dari Memungut SampahMulai Agustus, Sampah yang Belum Terpilah Dilarang Masuk TPAS Cibeureum

“Petugas di kantor cabang, unit pelayanan hingga kantor pusat, terus melakukan upaya penanganan terhadap kondisi sumber air, maupun jaringan distribusi, agar pelayanan kepada pelanggan tetap optimal. Untuk sementara, di beberapa wilayah kami menerapkan sistem penggiliran distribusi sebagai langkah pemerataan pasokan,” ujar Yadi.

Dikatakan Yadi, Wilayah I meliputi Cabang Jatinangor dan Tanjungsari, gangguan terjadi akibat aliran dari sumber air Goa Walet yang mengalami penutupan sebanyak enam hingga tujuh kali. “Kondisi ini berdampak pada berkurangnya pasokan sehingga distribusi dilakukan secara bergiliran,” ucap Yadi.

Sementara di Wilayah II, kata Yadi, mencakup Sumedang Utara dan Sumedang Selatan, sistem penggiliran juga diterapkan karena pasokan dari mata air Nangorak mengalami kendala. “Dampaknya, pelayanan air ke kawasan Jati Hurip ikut terganggu,” katanya.

Adapun di Wilayah III, pekerjaan teknis masih berlangsung di dua lokasi. Di Cabang Paseh, petugas melakukan perbaikan kebocoran pipa distribusi berdiameter tiga inci di kawasan Cioray yang berdampak pada pelayanan di sekitar Warung Buah.

“Sedangkan di Cabang Ujungjaya, penggantian gate valve berukuran tiga inci masih dilakukan, sehingga distribusi air di kawasan Cipinang Pait mengalami gangguan sementara,” tutur Yadi.

Di Wilayah IV atau Cabang Cisitu, penurunan debit air dari intake Cihonje juga memengaruhi produksi sehingga dilakukan penyesuaian pola distribusi kepada pelanggan.

Yadi menambahkan, pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pelanggan diimbau memanfaatkan waktu saat air mengalir untuk menampung cadangan air dan menggunakan air secara bijak hingga kondisi kembali normal.

0 Komentar