SMKN 2 Perkuat Pemasaran Digital

SMKN 2 Perkuat Pemasaran Digital
Kepala SMKN 2 Sumedang Eri Febriantini SSi poto bersama Wakasek Bid Kesiswaan, Supandi SPd, usai peresmian TEFA Digital, Senin (27/7).(Achmad/Sumeks)
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES – SMKN 2 Sumedang terus memperkuat pembelajaran berbasis industri melalui pengembangan Teaching Factory (TEFA). Pada tahun ini, sekolah meresmikan kerja sama dengan PT Clorin Digital Media Indonesia, untuk mendukung Program Keahlian Pemasaran, khususnya pada bidang Bisnis Daring.

Melalui kerja sama tersebut, Kepala SMKN 2 Sumedang, Eri Febriyantin, S,Si melalui Waksek Bid Kesiswaan, Supandi SPd., menyampaikan, diharapkan peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan mampu mengembangkan keterampilan berwirausaha serta bisnis digital sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Kami membuka perluasan Teaching Factory sehingga siswa benar-benar memiliki kemampuan dan pengalaman dalam berjualan maupun berbisnis secara nyata,” ucapnya.

Baca Juga:Pesan Wamen Ossy untuk Pejabat Administrator dalam PKA 2026: Harus Jadi Arsitek PerubahanMenteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Layanan Pertanahan Harus Berorientasi pada Kepuasan Masyarakat

Lebih jauh Supandi menyebutkan pada tahun ajaran 2026-2027 SMK Negeri 2 Sumedang, menerima sebanyak 576 peserta didik baru.

Para siswa tersebut terbagi ke dalam empat konsentrasi keahlian, yakni Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), Pemasaran, serta Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG), masing-masing sebanyak 144 siswa.

Supandi menambahkan, jumlah tersebut merupakan hasil penerimaan peserta didik melalui Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 1 dan Tahap 2.

“Untuk penerimaan siswa saat ini melalui SPMB Tahap 1 dan Tahap 2, kami menerima sesuai kuota sebanyak 576 siswa.

Jumlah tersebut terbagi ke dalam empat konsentrasi keahlian, yaitu AKL, MPLB, Pemasaran, dan PPLG, masing-masing sebanyak 144 siswa,” ujarnya.

Sebelum memasuki kegiatan belajar mengajar, seluruh peserta didik baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan mengusung tema MPLS Ramah, yang menitikberatkan pada ramah lingkungan, ramah biaya, dan ramah sosial.

Menurut Supandi, melalui kegiatan tersebut siswa diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tenaga pendidik, sarana dan prasarana, serta kurikulum yang akan dipelajari selama tiga tahun menempuh pendidikan di SMKN 2 Sumedang.

Baca Juga:Menteri Nusron Tinjau Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Pascabencana Hidrometeorologi Sumatera 2025Sekjen ATR/BPN Tekankan Kepemimpinan yang Berdampak bagi Masyarakat

“Kami ingin para siswa saling mengenal, baik dengan teman-teman baru maupun guru-guru yang akan membimbing mereka. Selain itu, mereka juga dikenalkan dengan lingkungan sekolah dan kurikulum yang akan dipelajari selama tiga tahun ke depan,” katanya.

Selain MPLS Ramah, sekolah juga menggelarMPLS Ekologi, sebagai upaya menanamkan kesadaran lingkungan kepada peserta didik sejak hari pertama masuk sekolah.

0 Komentar