Ziarah Makam Tjoet Nja Dhien, Menteri Ekraf RI Jajaki Penguatan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya di Sumedang

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati menerima kunjungan kerja Menteri Ekonomi Kreatif Republik In
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati menerima kunjungan kerja Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya beserta jajaran dalam rangka ziarah makam dan napak tilas Pahlawan Nasional Tjoet Nja Dhien di Kabupaten Sumedang, Selasa (4/8/2026).
0 Komentar

“Oleh karena itu kami sangat mengapresiasi dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif RI, termasuk penyelenggaraan pelatihan ekonomi digital di Gedung Creative Center Sumedang. Creative Center ini menjadi creative hub yang mewadahi para pelaku ekonomi kreatif dari 16 subsektor untuk terus berkembang dan berkolaborasi,” tuturnya.

Sekda menambahkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang terus mengembangkan konsep smart city yang berpusat pada manusia, berbasis data, dan tetap berlandaskan nilai-nilai budaya lokal.

“Kami juga menyampaikan kepada Bapak Menteri bahwa Kabupaten Sumedang saat ini menjadi anggota ASEAN Smart Cities Network. Setiap tahun kami berpartisipasi dalam forum bersama negara-negara ASEAN untuk berbagi praktik baik pembangunan kota cerdas. Kami berharap dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif semakin memperkuat ekosistem smart economy di Kabupaten Sumedang,” jelasnya.

Baca Juga:Polres Sumedang Ringkus Komplotan Maling Motor Jaringan LampungKe Bogor, Tantan  Bawa Angin Segar untuk PWI, Salah Satunya Perlindungan Profesi

Ia menegaskan, konsep smart city yang diterapkan Sumedang tidak hanya berorientasi pada digitalisasi pelayanan publik, tetapi juga memanfaatkan teknologi untuk menjaga kelestarian budaya, memperkuat ekonomi masyarakat, memperluas peluang usaha, serta menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan inklusif.

“Melalui transformasi digital kami terus membangun ekosistem kolaborasi yang menghubungkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi kreatif dapat berkembang dari desa hingga perkotaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sekda menyebut ekonomi kreatif merupakan salah satu pilar strategis dalam mewujudkan pembangunan daerah. Berbagai subsektor seperti kriya, fesyen, kuliner, seni pertunjukan, musik, film, hingga konten digital memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung oleh teknologi, akses pembiayaan, pemasaran digital, dan kolaborasi lintas sektor.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap kunjungan Menteri Ekonomi Kreatif RI menjadi awal penguatan sinergi dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang semakin maju.

“Kami membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan desa dan kawasan kreatif berbasis budaya, digitalisasi produk ekonomi kreatif dan UMKM, serta berbagai program strategis lainnya,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga mengajukan dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif terhadap penyelenggaraan Culture Fest 2026 di Kabupaten Sumedang.

Menurutnya, fenomena budaya saat ini telah berkembang menjadi kekuatan baru yang memengaruhi gaya hidup, fesyen, komunitas, musik, pasar kreatif, hingga industri ekonomi kreatif nasional.

0 Komentar