“Kami optimistis ketika pemerintah pusat dan daerah berjalan bersama, didukung dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, media, dan masyarakat, maka ekonomi kreatif akan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa daerah yang memiliki akar budaya kuat memiliki modal besar untuk membangun industri ekonomi kreatif yang mampu bersaing di tingkat global, sepanjang dikelola secara profesional.
“Negara-negara seperti Amerika Serikat, Jepang, India, dan Tiongkok telah menunjukkan bahwa kekuatan budaya dapat menjadi fondasi industri kreatif. Kini dunia juga mencari negara-negara lain yang memiliki kekayaan budaya sekaligus kesiapan memasuki pasar global,” katanya.
Baca Juga:Polres Sumedang Ringkus Komplotan Maling Motor Jaringan LampungKe Bogor, Tantan Bawa Angin Segar untuk PWI, Salah Satunya Perlindungan Profesi
Menurutnya, Indonesia, termasuk Kabupaten Sumedang, memiliki potensi tersebut karena memiliki warisan budaya yang kuat.”Budaya harus menjadi hulu, kemudian dihilirkan melalui sentuhan inovasi, kreativitas, dan teknologi. Dari sanalah industri kreatif akan tumbuh dan memberikan nilai tambah,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk menjaga warisan budaya sekaligus mengembangkannya menjadi sumber kesejahteraan masyarakat.
“Mari kita jaga budaya dan sejarah yang kita miliki. Namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana budaya tersebut mampu memberikan nilai ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong pembangunan daerah,” pungkasnya. (red)
