PT MJEthnic Craft Indonesia Angkat Budaya Lokal Tembus Pasar Internasional Berkat Pelatihan Ekspor BRI Peduli

Pada awal perjalanannya, PT MJEthnic Craft Indonesia berfokus pada pemasaran kerajinan khas Papua. Meningkatny
Pada awal perjalanannya, PT MJEthnic Craft Indonesia berfokus pada pemasaran kerajinan khas Papua. Meningkatnya kepercayaan pelanggan dan permintaan pasar membuat perusahaan terus berkembang hingga menghadirkan beragam produk UMKM dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari kerajinan tangan, produk fesyen, aksesori, hingga kuliner khas. 
0 Komentar

Menurutnya, pelatihan tersebut tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi pengembangan usahanya di pasar global.

Perjalanan yang dimulai dari tanah Papua tersebut, perlahan membuka jalan menuju pasar internasional. Saat ini, berbagai produk yang dipasarkan PT MJEthnic Craft Indonesia telah menjangkau Australia, Belanda, Uzbekistan, Italia, Malaysia, Inggris, hingga Amerika Serikat.

Bagi Sukma, dukungan yang diberikan BRI menjadi salah satu faktor penting yang mendorong pelaku UMKM untuk terus berkembang dan berani melangkah ke pasar internasional.

Baca Juga:Dari Penerima PKH hingga Mandiri, Deti Dapat Bantuan KUBE Rp 20 Juta untuk Kembangkan UsahaBupati Sumedang Ajak Warga Perkuat Solidaritas Kemanusiaan

“Saya sangat mengapresiasi komitmen dan konsistensi BRI dalam mendampingi pelaku usaha lokal untuk naik kelas hingga menembus pasar internasional. BRI bukan hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi mitra sociopreneur di Indonesia. Terima kasih BRI sudah memberikan dukungan nyata dan berdampak bagi UMKM lokal. Sesuai motto kami, Small Business, Big Impact,” tutup Sukma.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa BRI melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli secara konsisten menghadirkan berbagai program pemberdayaan untuk mendorong UMKM naik kelas, termasuk melalui Program Pelatihan Ekspor. Melalui program ini, pelaku UMKM dibekali pemahaman mengenai proses ekspor agar mampu mengembangkan usahanya dan meningkatkan daya saing di pasar internasional.

Program pelatihan tersebut mencakup berbagai materi, seperti strategi ekspor, regulasi perdagangan internasional, penyusunan dokumen ekspor, riset pasar global, hingga pengemasan dan branding produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar internasional.

“Kisah Sukma Ayu Mayangsari dengan usaha PT MJEthnic Craft Indonesia menjadi salah satu contoh bahwa ketika semangat pelaku UMKM bertemu dengan akses pembelajaran yang tepat, peluang untuk tumbuh dan menjangkau pasar internasional semakin terbuka,” tegas Dhanny. (red)

0 Komentar