“Bagaimana masyarakat juga bisa mengetahui tata kelola pemerintahan. Itulah bagian dari smart city,” katanya.
Ke depan, Sumedang akan memperkuat integrasi aplikasi, pemanfaatan AI dan big data, serta pengembangan kawasan Jatinangor sebagai City of Digital Knowledge.
Kolaborasi dengan perguruan tinggi juga terus diperkuat, termasuk untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi serta kecerdasan buatan.
Baca Juga:DPRD dan Pemda Sumedang Satu Frekuensi Tajamkan Program PrioritasKUA PPAS 2026 Harus Berpihak Pada Hajat Hidup Warga Sumedang, DPRD Tekankan Koreksi Arah Pembangunan
Bupati Dony menilai forum ASCN menjadi ruang penting bagi daerah untuk saling belajar dan berkolaborasi.
“ASCN memberikan inspirasi, pertukaran pengetahuan dua arah, serta membuka akses kemitraan dan pendanaan,” ujarnya.
Ia pun menutup paparannya dengan filosofi yang menjadi ruh transformasi digital Sumedang: Sumedang Membumi.
“Smart city bukan yang paling canggih, melainkan yang paling terasa sampai ke desa. Karasa, terlihat, terlaksana dan terasa oleh masyarakat,” pungkasnya. (red)
