Anjing Menyeret Jasad Bayi Polisi Menyisir Pemukiman dan Hutan Untuk Pendalaman

Anjing Menyeret Jasad Bayi Polisi Menyisir Pemukiman dan Hutan Untuk Pendalaman
OLAH TKP: Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi terkait jasad bayi laki-laki yang ditemukan di halaman rumah kosong.(istimewa)
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES, CONGGEANG – Malam di Dusun Sukaluyu, Desa Ungkal, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, mendadak riuh pada Sabtu, (29/8). Seekor anjing membawa sesuatu ke halaman sebuah rumah kosong. Pemiliknya semula mengira benda itu bangkai anak kambing.

Rohimat Nur Fadilah baru menyadari benda tersebut adalah jasad bayi setelah melihatnya lebih dekat. Bayi laki-laki itu ditemukan sekitar pukul 19.30 WIB dalam kondisi mengenaskan. Sejumlah bagian tubuh mengalami luka dan bagian lainnya diduga hilang akibat gigitan anjing.

“Saya lihat kirain anak kambing. Ternyata bayi,” kata Rohimat.

Baca Juga:Urus Keperluan Pertanahan, Masyarakat Manfaatkan Sentuh Tanahku untuk Akses Informasi dan LayananBalik Nama Sertipikat Selesai Lebih Cepat Masyarakat Rasakan Kepastian Layanan PERINTIS 10 Hari

Rohimat kemudian meminta bantuan warga dan melaporkan penemuan tersebut kepada polisi. Petugas Polsek Conggeang bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Sumedang dan petugas Puskesmas Conggeang mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Kapolsek Conggeang Ajun Komisaris Polisi Suratman mengatakan bayi diperkirakan baru berusia satu hingga dua hari. Dari pemeriksaan awal, lengan dan kaki kiri bayi ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Luka juga terlihat pada bagian wajah dan pergelangan kaki kanan.

“Mukanya sudah rusak, kaki sama tangan kiri itu bekas gigitan anjing,” ujar Suratman.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. Penyisiran juga dilakukan di kawasan belakang permukiman yang berbatasan dengan hutan. Kawasan itu diduga menjadi jalur anjing sebelum membawa jasad bayi ke halaman rumah kosong.

Polisi masih menyelidiki identitas bayi dan asal-usulnya. Dugaan bayi sengaja dibuang juga belum dapat dipastikan. “Masih dalam lidik, dugaan belum tahu pasti,” kata Suratman.

Polisi meminta warga segera melapor jika menemukan bagian tubuh bayi lainnya di sekitar permukiman atau kawasan hutan.Jasad bayi kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang untuk pemeriksaan medis dan kepentingan penyelidikan lebih lanjut.(red)

0 Komentar