SUMEDANGEKSPRES – Pemerintah Kabupaten Sumedang mulai menguatkan pelaksanaan Wajib Belajar 13 Tahun. Salah satu sasaran utamanya adalah memastikan anak usia 5–6 tahun mendapat pendidikan prasekolah sebelum memasuki sekolah dasar.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Eka Ganjar Kurnia mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan bagi anak usia sekolah.
Skema Wajib Belajar 13 Tahun terdiri atas satu tahun pendidikan prasekolah, enam tahun sekolah dasar, tiga tahun sekolah menengah pertama, dan tiga tahun sekolah menengah atas.
Baca Juga:Bupati Dony Buka Lomba Al BarzanjiMasyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN
“Ini sudah menjadi komitmen pemerintah pusat agar masyarakat usia 6 sampai 18 tahun bisa bersekolah,” kata Eka, baru-baru ini.
Di Sumedang, pemerintah daerah kini berfokus meningkatkan kesadaran orang tua agar anak usia 5–6 tahun mengikuti PAUD. Dinas Pendidikan telah mengumpulkan pengawas dan penilik PAUD untuk memperkuat sosialisasi. Edukasi juga dilakukan bersama kelompok kerja Bunda PAUD.
Bagi Eka, pendidikan prasekolah bukan sekadar tahap awal untuk mengajarkan anak membaca, menulis, dan berhitung. PAUD justru menjadi ruang untuk membangun fondasi perkembangan anak sebelum mereka memasuki pendidikan dasar.
“Di satu tahun prasekolah, calistung bukan yang diutamakan. Tetapi lebih kepada membangun karakter, bersosialisasi dan membangun empati,” ujarnya.
Menurut dia, kemampuan sosial dan emosional tersebut penting agar anak lebih siap menghadapi lingkungan sekolah dasar. Pendidikan prasekolah diharapkan dapat mengurangi kesenjangan kemampuan antarsiswa ketika mereka mulai duduk di bangku SD.
Program tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan dan kenyamanan fasilitas pendidikan. Eka berharap dukungan pemerintah pusat dapat memperkuat sarana PAUD, SD, hingga SMP sehingga proses belajar mengajar berjalan lebih baik.
“Kami berharap, dukungan pemerintah pusat membuat fasilitas PAUD, SD dan SMP semakin nyaman untuk kegiatan belajar mengajar,” kata Eka.
Baca Juga:Sosiologi Minyak Telon 13 Negara Ramaikan West Java Paragliding Championship 2026, Langit Sumedang Jadi Panggung Dunia
Dengan demikian, satu tahun prasekolah tidak diposisikan sekadar sebagai tambahan masa belajar. Pemerintah Sumedang ingin menjadikannya sebagai fondasi agar anak memasuki SD dengan kesiapan karakter dan kemampuan bersosialisasi yang lebih baik.(red)
