Zulkifli berharap pengetahuan baru itu tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Para pembudidaya diharapkan mampu menerapkannya dalam kegiatan produksi sehari-hari sehingga hasil budidaya meningkat dan berdampak pada pendapatan keluarga.
“Kami berharap pelatihan ini bisa membuka mindset warga Desa Licin dan warga Sumedang,” kata Zulkifli.
Dalam kegiatan itu hadir pula Kabid Perikanan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sumedang Rudi Hadian. Kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan kelompok pembudidaya menjadi modal penting untuk mengembangkan kancra sebagai komoditas lokal.
Baca Juga:Anak Masuk SD Wajib PAUDBupati Dony Buka Lomba Al Barzanji
Bagi warga Licin, pelatihan tersebut bukan sekadar agenda sehari. Ada harapan agar ikan yang selama ini dibudidayakan dapat tumbuh menjadi usaha yang lebih terukur: dari pembenihan, produksi, hingga pasar.
Kancra kini tak lagi hanya dilihat sebagai ikan yang dipelihara di kolam. Ia sedang dicoba ditempatkan sebagai bagian dari masa depan ekonomi desa.(ahm)
