Bupati Sambut Pilot Paralayang dari Dubai

Bupati Sambut Pilot Paralayang dari Dubai
BERBINCANG: Bupati Dony Ahmad Munir berbincang dengan pilot paralayang asal Dubai, Khalif, saat mengunjungi lokasi take off West Java Paragliding Championship di Batudua, Gunung Lingga, Kecamatan Cisitu, baru-baru ini.(Dok Sumeks)
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES, CISITU – Arah angin menjadi perhatian utama para atlet dalam West Java Paragliding Championship di kawasan Batudua, Gunung Lingga, Kecamatan Cisitu, Sumedang. Kondisi angin yang belum sesuai untuk lepas landas membuat sejumlah atlet harus menunggu sebelum menerbangkan paralayang mereka.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama Wakil Bupati M. Fajar Aldila dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah mengunjungi lokasi take off, baru-baru ini.

Di lokasi, kondisi cuaca dan arah angin menjadi salah satu faktor yang menentukan jadwal penerbangan. Atlet harus menyesuaikan waktu take off dengan perubahan kondisi angin demi keselamatan.

Baca Juga:Siswa Hidupkan Milangkala SMAN 2 Cimalaka

Penerbangan tidak dipaksakan ketika arah angin belum memenuhi kondisi yang dibutuhkan. Para atlet memilih menunggu hingga kondisi dinilai lebih aman untuk mengudara.

Dalam kunjungan tersebut, Dony berbincang dengan sejumlah pilot paralayang, termasuk Khalif, salah seorang peserta asal Dubai.

Khalif mengaku terkesan dengan pengalaman pertamanya mengikuti kegiatan di Sumedang. Ia menyebut keramahan masyarakat dan aspek keselamatan menjadi hal yang membuatnya nyaman selama berada di daerah tersebut.

“Saya sangat bangga dengan kota ini, masyarakatnya, dan keselamatannya. Saya merekomendasikan semua orang untuk datang mengunjungi Sumedang,” ujar Khalif.

Khalif mengatakan kunjungannya kali ini merupakan pengalaman pertamanya datang ke Sumedang. Dony kemudian mengajaknya kembali pada tahun berikutnya dengan membawa keluarga dan teman-temannya.

“Next year, bring your family, your friends to come again,” kata Dony.

Kejuaraan paralayang tersebut sekaligus memperkenalkan kawasan Batudua, Gunung Lingga, sebagai salah satu lokasi olahraga dirgantara di Sumedang.

Baca Juga:Puluhan Botol Miras Disita Satpol PP Menyisir Warung di Jalan Bandung CirebonPERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Namun bagi para atlet, kondisi alam tetap menjadi faktor utama. Angin yang berubah arah membuat keselamatan menjadi pertimbangan sebelum setiap penerbangan dilakukan.(red)

0 Komentar