SUMEDANGEKSPRES, JATINANGOR – Petani di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, mulai menerapkan metode tanam benih langsung atau Tabela untuk budi daya padi sawah. Teknologi ini diuji di lahan Kelompok Tani Mutiara Harapan I dengan pendampingan tenaga pertanian.
Penerapan Tabela dilakukan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (UPTD PKP) wilayah Jatinangor bersama koordinator penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT).
Berbeda dengan pola tanam konvensional, metode Tabela tidak melalui proses persemaian dan pindah tanam. Benih langsung ditebar di lahan sawah yang telah diolah.
Baca Juga:Bupati Sambut Pilot Paralayang dari Dubai
Kepala Dinas PKP Kabupaten Sumedang Tono Suhartono mengatakan metode tersebut mulai diminati petani karena dinilai lebih praktis dan dapat menghemat kebutuhan tenaga kerja.
“Metode ini semakin populer di kalangan petani karena dianggap lebih praktis dan hemat tenaga kerja,” ujar Tono, baru-baru ini.
Menurut Tono, teknik penanaman menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan budi daya padi. Pola tanam akan memengaruhi populasi tanaman dalam satu hamparan dan pada akhirnya berpengaruh terhadap produksi.
Tabela dinilai dapat menekan penggunaan tenaga kerja karena petani tidak perlu melakukan persemaian maupun proses pencabutan dan pemindahan bibit. Waktu tanam juga dapat dipangkas sekitar 7–10 hari karena benih bisa langsung ditanam setelah lahan selesai diolah.
“Dengan metode Tabela lebih hemat tenaga karena tidak melalui proses semai dan pindah tanam. Waktu tanam lebih cepat 7–10 hari karena dapat langsung diaplikasikan setelah olah lahan,” kata Tono.
Penerapan metode tersebut tidak dilepas begitu saja kepada petani. PPL dan POPT turut mendampingi serta mengawasi proses penanaman di lapangan.
Tono mengatakan keberadaan penyuluh dan petugas pengendali organisme pengganggu tanaman penting untuk memastikan penerapan teknologi budi daya berjalan sesuai kondisi lahan dan kebutuhan petani.
Baca Juga:Siswa Hidupkan Milangkala SMAN 2 CimalakaPuluhan Botol Miras Disita Satpol PP Menyisir Warung di Jalan Bandung Cirebon
“Mereka garda terdepan yang memiliki peran penting dan ujung tombak untuk mendampingi petani dalam pengamanan produksi tanaman pangan,” ujarnya.
Penerapan Tabela di Hegarmanah menjadi bagian dari upaya mendorong penggunaan teknologi budi daya yang lebih efisien, sekaligus meningkatkan produktivitas tanaman pangan di Kabupaten Sumedang.(kki)
