SUMEDANGEKSPRES,SITURAJA – Ada angka yang seolah tak bergerak di Kampung Buhun, Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang: 70. Sejak entah kapan, jumlah rumah di kampung tua itu disebut tak pernah bertambah ataupun berkurang.
Tak ada catatan pasti kapan ketentuan itu bermula. Warga hanya mewariskan cerita dari generasi ke generasi bahwa rumah di kampung yang disebut paling buhun atau paling tua di Bangbayang itu tidak boleh lebih dari 70 umpi.
“Di kampung paling buhun, lama, Kampung Bangbayang ini jumlah rumahnya tak boleh lebih dari 70 rumah,” ujar Kepala Desa Bangbayang Umar, baru-baru ini.
Baca Juga:Komitmen Perkuat Ekosistem LiterasiJalan Ciater Galudra Mulai Diperbaiki
Umar, yang menjabat kepala desa sejak 2006, mengaku tidak mengetahui alasan di balik angka tersebut. Tradisi itu tetap bertahan meski kehidupan warga terus berubah.
“Jumlahnya tak lebih dari 70 rumah. Kalau ada keluarga baru biasanya pindah dari kampung ini atau ada yang meninggal dunia,” katanya.
Kampung Buhun berada di bagian Desa Bangbayang yang berbatasan dengan kawasan hutan dan pegunungan. Dari kampung tersebut tak ada lagi jalan yang menerus ke desa atau permukiman lain. Bagi sebagian orang, letaknya seperti berada di ujung dunia.
Sekretaris Desa Bangbayang Makmur Setiawan bahkan kerap mendapat ledekan ketika menghadiri kegiatan mingguan di Kecamatan Situraja.
“Memang betul, suka diledek urang Bangbayang mah. Saya ikut minggon di kantor Kecamatan Situraja, saat datang ada saja yang bilang, wah urang Bangbayang geus datang, nyubuh turun gunung jigana teh,” ujar Makmur.
Padahal, jarak Bangbayang dari Loji, pertigaan jalan raya Sumedang-Situraja yang berada tak jauh dari SPBU Cicapar, hanya sekitar 12 kilometer. Dengan sepeda motor, perjalanan dapat ditempuh sekitar 15 menit.
Dari pusat Kabupaten Sumedang jaraknya sekitar 24 kilometer. Akses menuju wilayah desa juga kini relatif lebih baik. Sejumlah ruas jalan telah menggunakan aspal hotmix dan beton rigid. Di wilayah Bangbayang, perbaikan jalan terus dilakukan dalam dua tahun terakhir.
Baca Juga:Siaga Musim Hujan Pemkab Perkuat Mitigasi Bencana Bupati Dony Monitoring West Java Paragliding Championship di Batudua, Peserta Dubai Puji Sumedang
Desa Bangbayang kini dihuni sekitar 330 kepala keluarga atau 945 jiwa. Namun Kampung Buhun tetap mempertahankan jumlah rumah yang berbeda dari perkembangan permukiman di bagian desa lainnya.
