SUMEDANGEKSPRES – Proses pembongkaran tower setinggi sekitar 30 meter di Kantor Kelurahan Kesambi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, berujung maut. Struktur tower yang sedang dipotong tiba-tiba meliuk dan patah, lalu menghantam atap bangunan kelurahan sebelum terhempas ke bawah.
Dua pekerja yang berada di atas tower ikut jatuh dalam insiden tersebut. Aminudin meninggal dunia usai mendapat perawatan medis di RSD Gunung Jati Cirebon. Sementara pekerja lainya Suryo mengalami luka parah dan harus menjalani perawatan intensif.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat kejadian sekitar 10 meter bagian tower telah dipotong. Namun, bagian tersebut belum diturunkan dan masih berada pada struktur tower.
Baca Juga:28 Siswa SMPN 2 Ciwaru Pusing dan Mual, Diduga KeracunanTanjungkerta Gelar Shalat Istisqa
Diduga, kondisi tower menjadi tidak stabil setelah dilakukan pemotongan. Struktur besi kemudian meliuk ke arah bangunan kantor kelurahan hingga menghantam bagian atap.
Benturan membuat struktur besi kembali patah dan jatuh ke bawah. Dua pekerja yang berada di atas tower pun ikut terhempas dari ketinggian.
Informasi sementara menyebutkan pekerjaan pelepasan tower tersebut berasal dari pihak kelurahan dan dikerjakan secara borongan dengan nilai upah sekitar Rp2,8 juta.
Pekerjaan itu disebut diterima oleh seseorang berinisial NO yang kemudian mencari pekerja yang di duga bukan ahlinya untuk melakukan pembongkaran tower.
Salah seorang saksi menyebut pekerjaan pembongkaran tersebut tidak dilengkapi pengamanan yang memadai. Tidak terlihat adanya tali atau tambang penahan yang dipasang untuk mengendalikan bagian tower yang dipotong.
“Harusnya dicopot satu-satu. Ini dipotong, tapi tidak ditarik atau diikat ke beberapa sisi,” ucapnya
Aminudin dilaporkan mengalami patah tulang leher serta mengeluarkan darah dari hidung setelah terjatuh. Sementara Suryo mengalami luka robek parah di bagian belakang kepala dan juga mengeluarkan darah dari hidung.
Baca Juga:Tronton Tabrak Dua Motor Kecelakaan Di Tanjungsari Menewaskan Satu Pengendara Truk Kelapa Bawa Rokok Ilegal
Dalam pekerjaan tersebut, terdapat seorang pekerja lain yang berada di bawah atau area darat saat kejadian. Sementara petugas kebersihan atau OB di lokasi, disebut menjadi salah satu saksi kejadian.
Insiden tersebut kini menjadi perhatian, terutama terkait prosedur keselamatan kerja dalam pembongkaran konstruksi tower yang memiliki risiko tinggi.(*)
