SUMEDANGEKSPRES,TANJUNGKERTA – Terik matahari tak menyurutkan warga Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, mengikuti shalat istisqa di Alun-alun Tanjungkerta, Selasa, (15/9).
Salat digelar sebagai ikhtiar memohon hujan setelah wilayah tersebut dilanda cuaca panas dan kekeringan.
Camat Tanjungkerta Indra Wahyudinata mengatakan shalat istisqa diikuti jajaran instansi pemerintah bersama masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bentuk ikhtiar bersama untuk meminta pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun.
Baca Juga:Tronton Tabrak Dua Motor Kecelakaan Di Tanjungsari Menewaskan Satu Pengendara Truk Kelapa Bawa Rokok Ilegal
“Hari ini kami, instansi pemerintah beserta masyarakat Kecamatan Tanjungkerta, telah melaksanakan shalat istisqa,” kata Indra saat ditemui di kantornya.
Menurut dia, hujan yang diharapkan bukan sekadar mengakhiri panas dan kekeringan, melainkan juga membawa keberkahan bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan dari upaya kami ini bisa mengabulkan permohonan kepada Allah SWT agar secepatnya turun hujan,” ujarnya.
Kondisi cuaca yang panas dan kering juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.
Indra mengingatkan masyarakat, terutama mereka yang tinggal atau beraktivitas di sekitar kawasan hutan, agar tidak lengah.
Ia berharap kondisi gersang tidak berkembang menjadi bencana kebakaran hutan di wilayah Tanjungkerta.
“Cuaca panas dan gersang serta kekeringan, mudah-mudahan di Kecamatan Tanjungkerta ini tidak terjadi kebakaran hutan,” kata Indra.
Baca Juga:96,69 Hektare Lahan TerbakarBupati Dony Tinjau Jalan Sindang Taman- Gembong, 90 Persen Pembangunan Tuntas
Selain berikhtiar melalui shalat istisqa, ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan dan berserah diri kepada Allah.
“Apa yang kita upayakan dan usahakan pada hari ini insyaallah akan dikabulkan oleh Allah SWT. Mudah-mudahan kita selalu ikhlas dan berserah diri kepada Allah SWT,” ujarnya.(kki)
