SUMEDANGEKSPRES – Selama sekitar sepekan, Roat (44) bersama istri dan dua anak perempuannya harus bertahan di sekitar kandang ayam. Rumah sederhana yang selama ini menjadi tempat mereka berlindung sudah tidak bisa ditempati.
Di tengah keterbatasan ekonomi, keluarga buruh harian lepas asal Dusun Cikadaton, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cimanggung, itu kehilangan tempat untuk pulang.
Rumah berukuran 4 x 5 meter tersebut sebenarnya belum roboh. Namun, kondisinya dinilai sudah membahayakan sehingga keluarga memilih membongkarnya karena khawatir bangunan sewaktu-waktu ambruk.
Baca Juga:31 Klub Voli Putri U-13 Se-Jabar Bertanding di Cimalaka, SumedangGaji Rp3 Juta Bisa Beli Rumah? Ini Simulasi KPR
Keputusan itu membuat Roat harus memindahkan barang-barang miliknya secara mandiri. Tidak banyak yang bisa diselamatkan dari bangunan sederhana yang selama ini menjadi tempat berkumpul bersama keluarga.
Kini, Roat dan keluarganya tinggal di rumah kontrakan yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal semula. Biaya kontrakan sementara ditanggung Kepala Desa Cikahuripan sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya.
Namun, tempat tinggal sementara itu belum menjawab kebutuhan utama keluarga tersebut: memiliki rumah sendiri yang aman dan layak dihuni.
Kehilangan rumah menjadi persoalan berat bagi Roat. Sehari-hari, ia bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang tidak menentu. Untuk menambah pemasukan, ia juga mengojek di kawasan Pasar Parakanmuncang.
Sementara itu, dua anak perempuannya masih membutuhkan perhatian dan tempat tinggal yang nyaman. Anak tertuanya saat ini duduk di kelas II SMA swasta.
Di tengah keterbatasan tersebut, Roat tetap harus memastikan kebutuhan keluarga terpenuhi. Kehilangan rumah bukan hanya persoalan bangunan, tetapi juga menyangkut rasa aman dan keberlangsungan kehidupan kedua anaknya.
Kondisi keluarga Roat mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Sumedang. Pada hari pertama menjalankan tugas sebagai Camat Cimanggung, Deni Nurdani Supandi langsung mendatangi keluarga tersebut untuk menyalurkan bantuan dari pemerintah kabupaten.
Baca Juga:Mengenali Gejala Hipertensi dan Kapan Perlu Memeriksakan DiriSempat Bertahan di Kandang Ayam, Keluarga Roat Kini Dibantu Pemkab Sumedang
Deni sebelumnya menjabat sebagai Camat Rancakalong. Kehadirannya di rumah kontrakan keluarga Roat menjadi salah satu bentuk respons awal terhadap persoalan sosial yang dihadapi warga Cimanggung.
Menurut Deni, pemerintah harus hadir ketika masyarakat menghadapi kesulitan, terutama mereka yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar.
“Jangan sampai masyarakat yang sedang mengalami kesulitan merasa sendirian. Pemerintah harus hadir dan berupaya membantu sesuai kemampuan serta kewenangan yang dimiliki. Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga,” ujarnya.
