Pikap Masuk Jurang, Seorang Warga Tomo Tewas

Editor:

sumedang, TOMO – Sebanyak delapan orang menjadi korban kecelakaan pikap masuk jurang di Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Senin (8/8) pagi. Salah satu korbannya, merupakan warga Kecamatan Tomo Kabupaten Sumedang.

 

Dalam video yang beredar di media sosial WA, nampak sebuah kendaraan bak terbuka (pikap) masuk dalam jurang yang dipenuhi tumbuhan/semak. Beberapa orang anggota TNI dan warga berusaha mengevakuasi kendaraan tersebut bersama korban.

 

Dalam video berdurasi 17 detik itu, seorang warga menuturkan adanya korban yang terselip dalam kecelakaan tersebut. Warga dan anggota TNI di lokasi terus berusaha mengevakuasi korban kecelakaan.

 

Seorang tokoh masyarakat Desa Tolengas Kecamatan Tomo Cucu Nurkaya membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

 

Menurut info yang diperolehnya, ada dua korban yang meninggal dunia.

 

“Satu orang korban berasal dari Desa Tolengas Kecamatan Tomo. Sementara, satu lagi merupakan warga Majalengka,” ujar Cucu kepada Sumeks, Senin (8/8).

 

Disebutkan, keduanya adalah Muhamad Rumli, warga Dusun Sukaresmi RT 003 RW 6 Desa Tolengas Kecamatan Tomo. “Sementara, warga Majalengka bernama Alimudin, warga Blok Salasa RT 1 RW 4 Burujul Wetan Jatiwangi Majalengka,” jelasnya.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Ciamis, dr Bayu Yudiawan mengatakan ada 8 orang yang menjalani perawatan di RSUD Ciamis. “Tadi satu korban meninggal dunia. Korban mengalami pendarahan hebat dan cedera kepala berat,” katanya.

 

Menurut Bayu, korban meninggal saat dalam penanganan di IGD rumah sakit. Hingga kini, sebanyak 7 korban menjalani perawatan di RSUD Ciamis.

 

Menurut Bayu, rata-rata korban mengalami cedera di kepala dan patah tulang.

 

“Total ada 8 korban meninggal dunia. Cedera kepala grade dua dan tiga. Sebagian lagi patah tulang,” terangnya

 

Hal itu dibenarkan Kasat Lantas Polres Ciamis AKP Asep Iman Hermawan. Korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut bertambah jadi 8 orang.

 

“Korban meninggal dunia jadi 8 orang. 6 orang diantaranya meninggal di lokasi kejadian. 3 orang mengalami luka berat dan 6 orang luka ringan,” tuturnya.

 

Jelas dia, kronologi kejadiannya mobil bak terbuka datang dari arah Majalengka menuju Panjalu Ciamis.

 

Kemudian di turunan yang menikung mobil malah lurus sehingga terjun langsung ke jurang. Jarak terbang diperkirakan sekitar 15 meter.

 

“Jadi tidak terguling tapi langsung terbang sekitar 15 meter ke jurang,” jelasnya.

 

Dia pun belum bisa memastikan penyebab kecelakaan tersebut. Pihaknya hingga kini masih menunggu hasil pengecekan kendaraan mobil bak terbuka tersebut dari Dinas Perhubungan (Dishub). (bbs)

 

Baca juga: Nakes Sampaikan Aspirasi Saat Reses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *