Arema FC putus Kerjasama Dengan Situs Judi Online, Gara-gara Kasus Sambo?

Arema FC putus Kerjasama Dengan Situs Judi Online, Gara-gara Kasus Sambo?
0 Komentar

sumedangekspres – Kini akhirnya Arema FC putus kerjasama dengan situs judi online.

Arema FC yang putus kerjasama dengan situs judi online menjadi klub kedua usai PSIS Semarang yang melakukannya.

Baru saat ini dilaporkan bahwa, Arema FC telah putus kerja sama dengan portal judi online sebagai sponsornya.

Baca Juga:Demi Kekasih, Kasir Minimarket Modern Top Up Dana Puluhan Juta Uang Perusahaan Untuk Judi OnlineUstadz Abdul Somad Singgung Ferdy Sambo dan Skenario yang Gagal Total, “Karena Seorang Ibu Menjerit”

Dikatakan bahwa, dalam penerbitan serta pengawasan situs yang diduga kuat menjadi modus praktik bisnis judi itu, ia mendukung langkah banyak pihak.

Bekerja sama bernama Arema tersebut adalah situs bisnis tersebut.

Atas kesalahan yang terjadi tersangka sponsor situs judi online pihaknya memohon maaf, kata Manajer Arema FC Yusrinal Fitriandi.

“Kami sampaikan permohonan maaf,” kata Manajer Bisnis Yusrinal Fitriandi, Kamis 25 Agustus 2022.

“Dan perlu kami tegaskan bahwa salah satu sponsor kami sejak awal kami sampaikan bahwa identitasnya sebagai situs sepakbola nasional. Dan untuk sharing informasi tentu dibutuhkan,” imbuhnya.

Manager Bisnis Arema FC menjelaskan bahwa pihak Arema FC hanya menjadi pihak yang ditawarkan untuk bekerjasama iklan dan tidak memiliki kewenangan atas isi konten dari situs tersebut.

“Kita sangat menghormati ada pihak yang melaporkan konten situs tersebut yang dianggap melanggar norma hukum. Dan kami tentunya perlu menjelaskan posisi kami, hanya sebagai pihak yang ditawarkan untuk bekerjasama iklan,” tambahnya.

Dengan menghormati proses yang telah dilaporkan pihak berwajib. Arema FC mengambil keputusan untuk berhenti kerja sama dan mengevaluasi ulang kerja sama tersebut.

Baca Juga:Kronologi 8 Polisi Aniaya Kakek Sarijan, Sedang Salat Lepaskan Tembakan Dan DihajarSurat Ferdy Sambo Memohon Maaf, Ini Isinya, Lengkap

“Kita pertimbangkan untuk melakukan pemutusan kontrak untuk menghargai proses hukum yang berjalan. Sekaligus kami akan mulai menurunkan materi iklan yang sebelumnya terpasang ,”ungkapnya.

Sebelumnya ada tiga klub yang dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait pelanggaran sponsor perusahaan judi onlone. Tiga klub yang dilaporkan yakni Persikabo 1973, Arema FC dan PSIS Semarang.

Manajer PSIS Semarang menjadi yang pertama menghentikan kerja sama dengan portal judi online tersebut. Kali ini pihak Arema FC juga angkat bicara terkait masalah itu.

Polri tengah giat menggelar penyelidikan serta pengusutan terkait judi online. Sepak bola ikut terseret dalam pusaran penyelidikan. Apalagi, ada tiga klub Liga 1 2022-2023 yang diduga disponsori oleh situs judi online.

0 Komentar