Viral! Wanita Pemilik Rental PS Lecehkan 17 Anak di Jambi

Wanita Pemilik Rentas PS Lecehkan Anak
Wanita Pemilik Rentas PS Lecehkan Anak/Twitter @News24Xx
0 Komentar

sumedangekspres – Wanita pemilik rental PS di Jambi berinisial YS lecehkan belasan anak di Jambi.

Saat sedang istirahat bersama saudaranya, YS ditangkap Polda Jambi saat di Telanaipura, Kota Jambi, Jumat malam, 3 Februari 2023.

Tempat rental PlayStation (PS) ternyata dimanfaatkan YS untuk merayu dan memaksa korban agar memenuhi hasrat yang tidak masuk akal.

Baca Juga:Viral! Jari Kelingking Bayi Putus oleh Perawat LalaiAndre Taulany Hebohkan Konser Dewa 19

“Dibujuk rayu, salah satunya diberikan tambahan waktu main video game. Iming-iming seperti itu. Banyak di waktu sore hari. Saat ada anak-anak main video game, dia panggil satu per satu untuk masuk ke kamarnya,” kata Direktur Reskrimum Polda Jambi, Kombes Andri Ananta Yudistira, pada Minggu, 5 Februari 2023.

Selain itu, Ia memaksa para korban untuk menyentuh payudaranya. Jika tidak dilakukan, korban tidak diperbolehkan pulang.

Bukan hanya pelecehan, para korban disuruhnya untuk menonton film tak senonoh dan melihat aktivitas seksual YS bersama suaminya melalui sela-sela jendela.

“Tanpa diketahui suaminya. Tersangka melakukan hubungan badan dan diminta untuk ditonton.” lanjutnya.

Alhasil wanita itu terjerat pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Sebelumnya jumlah korbannya sebanyak 11 orang. Namun, pemeriksaan lanjutan dilakukan kembali di TKP, dan alhasil jumlah korban menjadi 17 orang.

“Kami sudah mendapatkan tambahan nama-nama korban yang berjumlah 6 orang sehingga jumlah korban menjadi 17 orang dan direncanakan untuk periksa Minggu depan.” kata Andri.

Dikabarkan wanita pemilik rental PS ini akan diperiksa kejiwaannya.

Baca Juga:Keluh Kesah Penonton Usai Nonton Konser Dewa 19Konser Dewa 19 Mengundang Anies Baswedan dan Ridwan Kamil

“Minggu depan kami melakukan pemeriksaan pada korban (6 korban tambahan) dan mengadakan pemeriksaan kejiwaan pada tersangka,” lanjutnya.

Korbannya terdiri dari 11 anak laki-laki d an enam anak perempuan. Usia mereka antara 8-15 tahun.

 

0 Komentar