Studi Swedia: Cium Bau Keringat Menenangkan Penderita Social Anxiety

Studi Swedia: Cium Bau Keringat Menenangkan Penderita Social Anxiety
Ilustrasi keringat/pexels
0 Komentar

sumedangekspres – Ilmuwan Swedia sudah bereksperimen dengan keringat ketiak untuk melihat apakah bau keringat dapat membantu orang menghilangkan masalah social anxiety pada dirinya atau tidak.

Menurut beberapa sumber, social anxiety disorder (SAD) atau gangguan kecemasan sosial adalah suatu kondisi kesehatan mental kronis ketika interaksi sosial menyebabkan kecemasan irasional.

Bagi penderita gangguan kecemasan sosial, interaksi sosial sehari-hari menyebabkan kecemasan irasional, rasa takut, kesadaran diri, dan malu.

Baca Juga:Inspirasi Outifit Baju Lebaran yang Nyaman, Anti RibetAturan Baru Aceh Utara: Yang Bukan Muhrim Dilarang Semeja Saat Bukber

Gejalanya mungkin termasuk takut berlebihan terhadap penilaian orang lain, khawatir tentang rasa malu atau penghinaan, atau khawatir akan menyinggung seseorang.

Empat puluh delapan wanita yang memiliki gangguan kecemasan berlebih menjadi volunteer.

Mereka diminta mengendus keringat ketiak yang disumbangkan dari orang-orang yang menonton film horror dan film yang berakhir bahagia.

Hasilnya semua wanita tersebut setuju mencium bau keringat orang lain dapat menjadi terapi yang menenangkan pikiran mereka.

Peneliti menyarankan bahwa bau mengaktifkan jalur otak yang terkait dengan emosi, menawarkan efek menenangkan.

 

0 Komentar