sumedangekspres — Nahas benar nasib Ujang Herman, 66, dan Sulim, 66, keduanya warga Dusun Legok, RT 01 RW 05 Desa Sirnasari Kecamatan Jatinunggal.
Saat keduanya dan keluarganya menunaikan ibadah Sholat Iedul Adha, rumah mereka terbakar. Peristiwa sendiri terjadi pada Jumat (6/6) sekitar pukul 06.45.
“Kami, Regu 2 UPT Pemadam Kebakaran Wilayah Darmaraja menerima laporan adanya dua rumah mengalami kebakaran dari warga,” kata Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Sumedang Cece Ruhiat saat dihubungi Sumeks, Jumat (6/6).
Baca Juga:Kangen Ayah di Garut, Bocah SD Nekat Kayuh Sepeda dari Cirebon, Malam Hari Tersesat di SumedangCalon Tunggal Ketua Hipmi 2025-2028, Rafika Adnur: Akan Cetak Pengusaha Berlevel Nasional dari Sumedang
Dia mengatakan, penyebab kebakaran diduga dari tungku api yang lupa dimatikan. “Saat sholat iedul adha korban Ujang Herman diduga lupa memadamkan api tungku sehingga api cepat membesar dan menjalar ke rumah pemilik kedua, Sulim,” jelasnya.
Disebutkan, pemadaman api di kedua rumah tersebut membutuhkan waktu hampir tiga jam. Pemadaman dimulai pukul 07.00 dan selesai pukul 09.40,” tukasnya.
Cece menerangkan, material yang terbakar di korban pertama, Ujang Herman, bangunan rumah dengan luas bangunan 12X10 m2 beserta satu unit motor Yamaha Byson.
Dia melanjutkan, kerugian materil Rp 40.000.000 dengan aset terselamatkan sekitar Rp. 500.000.000.
“Sementara itu, korban kedua dengan rumah yang terbakar dengan luas luas bangunan : 8X8 m2 beserta satu unit motor Honda KF 70 dengan kerugian materil sekitar Rp 100.000.000 dengan aset terselamatkan sekitar Rp. 500.000.000,” jelasnya.
“Beruntung tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam kejadian tersebut,” tukasnya. (bim)
