Sapi Kurban Presiden 1,1 Ton untuk Sumedang Diserahkan di Masjid Agung

Bantuan Hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berupa seekor sapi berbobot 1,1 ton ata
Bantuan Hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berupa seekor sapi berbobot 1,1 ton atau 1.100 kilogram diserahkan di Masjid Agung Sumedang, Rabu (27/5).
0 Komentar

SUMEDANGEKAPRES – Bantuan Hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berupa seekor sapi berbobot 1,1 ton atau 1.100 kilogram diserahkan di Masjid Agung Sumedang, Rabu (27/5).

Penyerahan sapi kurban secara simbolis diserahkan oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir bersama Wakil Bupati M. Fajar Aldila, unsur Forkopimda, Sekda Tuti Ruswati dan jajaran pemerintah daerah usai pelaksanaan Salat Idul Adha.

“Alhamdulillah pagi ini kami bersama Forkopimda, Pak Wabup, Ketua DPRD dan Bu Sekda melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Agung Sumedang sekaligus menyaksikan penyerahan hewan kurban dari Bapak Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:Idul Adha Jadi Momentum Perkuat Solidaritas Sosial dan Menyembelih Sifat BurukBansos Tepat Saran Berdampak pada Penghematan Anggaran Negara

Menurutnya, bantuan sapi kurban dari Presiden menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah pusat kepada masyarakat Sumedang, khususnya dalam momentum Hari Raya Kurban.

Bupati Dony menyebutkan, di Masjid Agung Sumedang sendiri tahun ini terkumpul delapan ekor sapi dan enam ekor domba yang akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Insya Allah daging kurban akan mulai didistribusikan besok pagi kepada masyarakat yang telah terdata, termasuk panti asuhan, lansia dan warga yang membutuhkan,” katanya.

Ia menegaskan, ibadah kurban bukan hanya tentang penyembelihan hewan, tetapi juga mengandung nilai kepedulian sosial, empati dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kurban mengajarkan kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meningkatkan solidaritas sosial kepada masyarakat kurang mampu,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Dony juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Adha untuk memperbaiki diri dengan “menyembelih” sifat-sifat buruk seperti egoisme, kesombongan, sifat serakah dan kurang peduli terhadap sesama. (red)

0 Komentar