Preman Mengamuk di Cimanggung, Ancam Bakar Minimarket dan Acungkan Senjata Tajam Diamankan

preman kampung mengamuk di Cimanggung, Sumedang
DIAMANKAN: Jajaran Polsek Cimanggung amankan seorang pria yang diduga preman kampung mengamuk di Cimanggung, Sumedang, mengancam membakar minimarket dan mengacungkan senjata tajam sebelum diamankan polisi.(Engkos/Sumeks)
0 Komentar

SUMEDANG EKSPRES – Suasana malam di Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, mendadak mencekam.

Seorang pria yang diduga preman kampung mengamuk di ruang publik, melontarkan ancaman pembakaran minimarket, hingga mengacungkan senjata tajam.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (29/12/2025) malam dan sontak membuat warga sekitar resah.

Baca Juga:Jelang Tahun Baru 2026, Penjualan Daging di Pasar Modern Sumedang Masih NormalJelang Tahun Baru 2026, Penjualan Daging di Pasar Modern Sumedang Masih Normal

Aksi pelaku bahkan sempat terekam kamera ponsel warga dan menyebar luas melalui grup WhatsApp serta media sosial.

Dalam video berdurasi sekitar 36 detik yang beredar, pelaku tampak berteriak-teriak dengan emosi tinggi di lokasi yang cukup ramai.

Pria tersebut diketahui bernama Yadi (43) dan diduga berada dalam pengaruh minuman keras saat kejadian.

Berdasarkan rekaman, Yadi mengenakan kaos, jaket kulit hitam, topi kombinasi merah, putih, dan biru, serta celana jeans dan sepatu berwarna merah.

Dengan suara lantang menggunakan bahasa Sunda, ia mengancam akan menghabisi seseorang bernama Yayat dan membakar sebuah minimarket di sekitar kawasan Pasar Parakanmuncang.

Ancaman tersebut diucapkan berulang kali sambil memancing emosi warga di sekitarnya. Situasi semakin mencekam ketika pelaku terlihat mengacungkan senjata tajam jenis badik.

Tak hanya itu, pelaku juga melontarkan tantangan terbuka dan menyebut akan melaporkan penjual kratom serta obat-obatan tertentu di wilayah Parakanmuncang kepada aparat penegak hukum.

Baca Juga:Milangkala ke-25 Kecamatan Ganeas jadi Momentum Refleksi dan Apresiasi Capaian DaerahTak Pulang Dua Hari, Lansia Jatinunggal Ditemukan Meninggal di Waduk Jatigede

Aksi nekat tersebut menimbulkan kekhawatiran warga karena berpotensi memicu tindak kekerasan. Warga pun segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Cimanggung Kompol Aan Supriatna membenarkan adanya insiden tersebut. Saat dikonfirmasi pada Selasa (30/12/2025) pagi, ia menyatakan kejadian berlangsung di wilayah Desa Sindangpakuon.

“Benar, kejadiannya di wilayah Sindangpakuon,” ujarnya singkat.

Kompol Aan menambahkan, pelaku telah berhasil diamankan oleh petugas dan akan diserahkan ke Polres Sumedang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk aksi premanisme yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. (kos)

0 Komentar