SUMEDANG EKSPRES – Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Cintamanah, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat sore (2/1/2026).
Longsoran tanah dilaporkan menimbun sejumlah pekerja bangunan yang tengah beraktivitas di lokasi pembangunan rumah di lereng tanah.
Informasi awal yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung menyebutkan, peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 14.36 WIB.
Baca Juga:Tebing Ambrol saat Proyek TPT di Cisempur Jatinangor, Enam Pekerja Tertimbun, Satu Orang SelamatMenutup 2025 dengan Doa, Kader PDIP Pilih Tafakur di Tengah Duka Tanah Air
Laporan pertama diterima petugas sembilan menit kemudian, tepatnya pukul 14.45 WIB, setelah aparat setempat memperoleh informasi dari masyarakat.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Bandung, Muhammad Adip, menjelaskan longsor diduga dipicu oleh kondisi lereng yang tidak stabil di area pembangunan rumah.
Menurutnya, naterial tanah runtuh secara tiba-tiba dan menimbun para pekerja yang berada di bawahnya.
“Estimasi awal, sebanyak enam orang diduga tertimbun dalam kejadian ini,” kata Adip.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Bandung langsung berkoordinasi dengan Polsek Jatinangor untuk memastikan kebenaran informasi.
Setelah dinyatakan valid, satu tim rescue berjumlah 15 personel diberangkatkan dari Kantor SAR Bandung pada pukul 14.54 WIB menuju lokasi kejadian.
Tim SAR diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 15.43 WIB dengan jarak tempuh darat kurang lebih 8,9 kilometer menggunakan satu unit rescue car double cabin, dengan mempertimbangkan faktor keselamatan selama perjalanan.
Baca Juga:Terungkap di Awal Jabatan, Segini Total Harta Kekayaan Bupati Sumedang Dony Ahmad MunirJumat Ngangkot Sumedang: Kebijakan Hijau atau Sekadar Imbauan?
Hingga berita ini diturunkan, data sementara mencatat enam orang menjadi korban, dengan rincian dua orang selamat dan empat orang masih dalam proses pencarian. Belum ada laporan korban meninggal dunia.
Dalam operasi pencarian dan pertolongan ini, unsur yang terlibat meliputi Kantor SAR Bandung, Polsek Jatinangor, serta masyarakat setempat.
Sejumlah peralatan dikerahkan, mulai dari peralatan SAR khusus longsor, perlengkapan medis, alat komunikasi, hingga drone thermal untuk membantu pencarian korban di area tertimbun.
Kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian dilaporkan berawan, dengan suhu berkisar antara 16 hingga 23 derajat Celsius dan kecepatan angin sekitar 3 km/jam, yang relatif mendukung upaya evakuasi.
Hingga saat ini, proses pencarian korban masih terus berlangsung. Aparat gabungan mengimbau masyarakat untuk menjauh dari lokasi kejadian demi keselamatan serta kelancaran operasi SAR.(kos)
