Terungkap di Awal Jabatan, Segini Total Harta Kekayaan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir
TOKOH: Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.(istimewa
0 Komentar

SUMEDANG EKSPRES – Publik baru saja mendapatkan gambaran utuh mengenai kondisi harta kekayaan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.

Melalui laporan resmi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada awal masa jabatannya, total kekayaan yang dimiliki kini terungkap secara rinci, mulai dari aset tanah hingga kendaraan pribadi.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 19 Mei 2025 dengan jenis laporan khusus awal menjabat, Dony Ahmad Munir tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp3.329.116.638. Laporan tersebut telah dinyatakan lengkap secara administratif oleh KPK.

Baca Juga:Jumat Ngangkot Sumedang: Kebijakan Hijau atau Sekadar Imbauan?Program Jumat Ngangkot Sumedang Dinilai Belum Efektif, Sopir Akui ASN Masih Jarang Naik Angkot

Mayoritas kekayaan Bupati Sumedang berasal dari aset tanah dan bangunan yang tersebar di wilayah Kabupaten Sumedang dan Kota Bandung, dengan total nilai mencapai Rp1.245.294.000. Seluruh aset tersebut dilaporkan sebagai hasil sendiri.

Beberapa aset yang tercantum antara lain tanah dan bangunan seluas 210 meter persegi di Kota Bandung, serta sejumlah properti dengan luas bervariasi di Kabupaten Sumedang, termasuk lahan hingga bangunan tempat tinggal.

Selain properti, Dony Ahmad Munir juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai Rp450.670.321. Aset tersebut mencakup satu unit sepeda motor Honda Vario tahun 2014, serta dua unit mobil Mitsubishi Pajero keluaran 2015 dan 2018.

Dalam laporan tersebut juga tercatat kas dan setara kas serta harta lainnya, sehingga total keseluruhan harta mencapai angka Rp3,3 miliar. Tidak terdapat laporan hutang yang mengurangi nilai kekayaan bersihnya.

Pelaporan LHKPN ini menjadi bagian dari kewajiban pejabat publik dalam rangka transparansi dan akuntabilitas, khususnya pada awal masa jabatan, guna memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai kondisi keuangan penyelenggara negara.(red)

0 Komentar