SUMEDANGEKSPRES – — Pimpinan Umum Pondok Pesantren Islam Internasional Terpadu Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah, Abuya Prof. Dr. (H.C.) K. H. Muhammad Muhyiddin Adul Qodir Al-Manafi, MA, menyampaikan tausiah dan doa dalam acara Launching Maskot Ubi Cilembu (Ucil), yang digelar oleh Polres Sumedang, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Gelanggang Serba Guna Polres Sumedang dan dihadiri berbagai unsur masyarakat serta pemangku kepentingan di Kabupaten Sumedang.
Dalam tausiahnya, Abuya Kyai Muhyiddin ubi Cilembu merupakan potensi lokal sebagai amanah dari Allah SWT yang harus dijaga, dikembangkan dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat.
Baca Juga:BAZNAS Resmi Tetapkan Zakat Fitrah 2026BRI Melalui YBM BRILiaN Salurkan Bantuan bagi Penyintas Longsor di Cisarua, Bandung Barat
Menurut abuya, ubi Cilembu bukan hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki nilai sosial, budaya, dan spiritual yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.
“Apa yang tumbuh dari tanah Sumedang adalah karunia Allah SWT,” ujar abuya.
Ubi Cilembu, sambung abuya, bukan sekadar hasil pertanian, tetapi simbol keberkahan, kerja keras petani dan identitas daerah. Ketika negara, aparat, ulama, dan masyarakat bersatu menjaganya, maka insya Allah akan lahir kesejahteraan dan keberkahan Bersama.
Abuya juga mengapresiasi langkah Polres Sumedang yang dinilainya visioner dan humanis, karena tidak hanya menjalankan tugas keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mengambil peran dalam penguatan ekonomi kerakyatan dan pelestarian budaya lokal.
“Sinergi seperti ini adalah contoh nyata bagaimana aparat negara hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak kebaikan dan kemaslahatan,” tambah abuya.
Sementara itu, Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengatakan, maskot Ucil diharapkan menjadi ikon pemersatu sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya mencintai dan mengembangkan potensi lokal.
Puncak acara ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Abuya Kyai Muhyiddin, yang memohon agar Kabupaten Sumedang senantiasa diberkahi keamanan, ketentraman, serta kemajuan di berbagai bidang, khususnya pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga:BRI Melalui YBM BRILiaN Luncurkan Program MIGP untuk Dorong Kemandirian Ekonomi MustahikYBM BRILiaN Resmikan Balai Rakyat Indonesia di Sukawening, Dorong Kemandirian Masyarakat
Kegiatan ini menjadi simbol eratnya kolaborasi antara ulama, aparat kepolisian, pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Diharapkan, kerja sama dalam segala kebaikan antara Pesantren Islam Internasional Terpadu Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah dengan Polres Sumedang dapat terus terjalin secara berkelanjutan demi terwujudnya Sumedang yang religius, mandiri, dan sejahtera. (red)
