“Pemkab Sumedang berkomitmen untuk memberikan pelayanan publik secara optimal melalui digitalisasi layanan publik,” ujarnya.
Saat ini, kata Dony, berbagai layanan publik di Kabupaten Sumedang sudah dapat diakses masyarakat melalui layanan WhatsApp WA KEPO maupun aplikasi TAHU Sumedang. Sistem tersebut memungkinkan masyarakat mengakses berbagai kebutuhan layanan pemerintahan secara lebih cepat dan efisien.
Selain pelayanan digital, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga membuka informasi keuangan daerah secara transparan kepada publik. Menurut Dony, keterbukaan anggaran menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Baca Juga:Universitas BTH Cetak Sejarah, Buka Prodi Rekayasa Kosmetika Swasta Pertama di IndonesiaSumedang Bikin Terobosan Pengawasan MBG, Orang Tua Bisa Pantau Menu Anak Setiap Hari
“Masyarakat bisa melihat jumlah penerimaan daerah saat ini berapa, jumlah uang keluar berapa, supaya semua orang percaya,” kata Dony.
Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik bukan semata soal penggunaan teknologi, melainkan bagian dari upaya membangun hubungan yang sehat antara pemerintah dan masyarakat melalui transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.(red)
