Sumedang Bikin Terobosan Pengawasan MBG, Orang Tua Bisa Pantau Menu Anak Setiap Hari

Bupati Dony Ahmad Munir
Bupati Dony Ahmad Munir
0 Komentar

PEMERINTAH Kabupaten Sumedang melakukan terobosan baru dalam pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Lewat pemanfaatan teknologi digital, masyarakat kini dapat memantau pelaksanaan program secara real time melalui dashboard yang terhubung dengan Command Center Pemkab Sumedang.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan transparansi menjadi kunci agar program MBG berjalan efektif sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Orang tua bisa tahu setiap hari anaknya makan apa, menunya apa dan kandungan gizinya bagaimana,” kata Dony Ahmad Munir saat menerima Dahlan Iskan di Command Center Pemkab Sumedang.

Baca Juga:Kinerja Solid, Perseroan Bagikan Dividen sebesar Rp 900 miliarRespons Cepat Pemda Sumedang, 19 Pekerja Terlantar di Halmahera Mulai Ditangani

Melalui sistem digitalisasi tersebut, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama pihak sekolah diwajibkan mengunggah foto menu makanan yang dibagikan kepada siswa setiap hari.

Data itu kemudian tersaji dalam dashboard Command Center yang dapat diakses masyarakat melalui chatbot WhatsApp. Orang tua siswa pun bisa memantau langsung menu MBG yang diterima anak-anak mereka.

“Jadi ini adalah pengawasan bersama. Sama-sama saling mengawasi dan semuanya transparan. Dengan transparansi ini, orang tua tenang, penerima manfaat juga senang,” ujar Dony.

Menurut dia, sistem terbuka itu sekaligus mendorong setiap SPPG berlomba menyajikan menu terbaik bagi siswa. Sebab seluruh menu yang disajikan dapat dilihat publik setiap hari.

“SPPG juga bersaing menyajikan menu terbaik,” katanya.

Bagi pemerintah daerah, dashboard tersebut juga membantu memantau capaian program secara menyeluruh. Mulai dari jumlah realisasi SPPG, data siswa penerima manfaat, hingga tingkat pencapaian program MBG di Sumedang.

Saat ini, kata Dony, realisasi penerima manfaat program MBG di Sumedang telah mencapai 86,62 persen. “Sumedang kini mencapai 86,62 persen dari tingkat pencapaian realisasi penerima manfaat MBG,” paparnya.

Menurut Dony, pemanfaatan teknologi membuat pengawasan menjadi lebih mudah dan terbuka. Bahkan warga Sumedang yang berada di luar daerah tetap dapat mengetahui menu makanan yang dikonsumsi anaknya di sekolah.

Baca Juga:Kuliah Umum Dahlan Iskan di Universitas Paramadina: Pemimpin Harus Kirim Sinyal saat KrisisNi Hyang Sukma Ayu, Suara Kecil yang Menggema di Tengah Kirab Mahkota Binokasih

“Setiap orang Sumedang di manapun bisa melihat menu makanan hingga kandungan gizi yang dikonsumsi anaknya. Ini program Presiden Prabowo Subianto dan kita wajib melaksanakan agar bisa berhasil dengan baik,” ujarnya.

0 Komentar