Ngopi di Balik Layar dan Lensa, Kopdar Fotografi Sumedang Bangun Kolaborasi Ekonomi Kreatif

Ngopi di Balik Layar dan Lensa, Kopdar Fotografi Sumedang Bangun Kolaborasi Ekonomi Kreatif
Ngopi di Balik Layar dan Lensa, Kopdar Fotografi Sumedang Bangun Kolaborasi Ekonomi Kreatif
0 Komentar

Menurutnya, menjadi konten kreator tidak bisa diraih secara instan, tetapi membutuhkan kesabaran, kreativitas, dan konsistensi. “Menjadi konten kreator itu tidak instan. Kuncinya sabar, kreatif, bahkan harus super sabar dan super kreatif,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengapresiasi terselenggaranya Kopdar Fotografi sebagai wadah bertukar pengalaman, meningkatkan kompetensi, sekaligus memperkuat jejaring para insan kreatif.

Ia menilai semakin banyaknya fotografer dan konten kreator berkualitas merupakan indikator tumbuhnya kreativitas masyarakat yang akan berdampak positif terhadap pembangunan daerah.

Baca Juga:Dari Lembah Kecil di Garut, Angga Tirta Membesarkan Nama Kopi GarootPemimpin Baru Harapan Baru, Bupati Dony:  Harus Bergerak Menuju Tahap Pemulihan

“Ini sebuah pertumbuhan yang baik bagi Sumedang. Ketika masyarakatnya kreatif, inovatif, dan mandiri, pemerintah cukup menjadi fasilitator, sedangkan masyarakat menjadi co-creator pembangunan,” ujar Dony.

Menurutnya, fotografer dan konten kreator harus memiliki semangat untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai sarana meningkatkan kemampuan.

“Kalau ingin terus maju, bukan kameranya yang paling mahal, tetapi kemauan kita untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi. Sekarang belajar bisa dari mana saja, termasuk memanfaatkan AI untuk meningkatkan kompetensi,” tuturnya.

Bupati Dony menegaskan bahwa peran kamera saat ini telah berkembang jauh melampaui fungsi dokumentasi.

“Dulu kamera hanya mengabadikan momen. Sekarang kamera mampu menciptakan nilai, membangun pengaruh, mempromosikan daerah, menggerakkan ekonomi, bahkan menghasilkan kesejahteraan. Visualisasi yang berkualitas menjadi kekuatan baru di era digital,” tegasnya.

Ia juga mengajak para fotografer dan konten kreator untuk menjadikan kekayaan alam, budaya, kuliner, dan destinasi wisata Sumedang sebagai “kanvas” karya kreatif yang mampu memperkuat citra daerah di tingkat nasional maupun internasional.

“Sumedang memiliki potensi luar biasa. Alamnya indah, budayanya kaya, kulinernya beragam. Tinggal bagaimana sahabat-sahabat semua mengemasnya menjadi karya visual yang mampu menarik perhatian dunia,” pungkasnya. (red)

0 Komentar