Digitalisasi Pembelajaran untuk Pendidikan Bermutu "Komitmen UPI Meningkatkan Kompetensi Digital Guru SD"

UPI
Digitalisasi Pembelajaran untuk Pendidikan Bermutu \"Komitmen UPI Meningkatkan Kompetensi Digital Guru SD\"
0 Komentar

SUMEDANG — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Pendampingan Digitalisasi Pembelajaran bagi Guru Sekolah Dasar.

Program ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu Batch 1 pada 25 Mei 2026 di SD Negeri Cikadu, Kabupaten Sumedang, dan Batch 2 pada 20–22 Juli 2026 di SD Negeri 5 Wonoharjo, Kabupaten Pangandaran.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan berpusat pada peserta didik.

Baca Juga:Antrean Mengular di RS Pakuwon, Pasien Keluhkan Lambannya Pelayanan5 Fitur iPad A16 yang Bikin Tablet Ini Cocok untuk Pemula

Ketua Tim PkM, Dr. Aah Ahmad Syahid, M.Pd., menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak cukup hanya menghadirkan perangkat teknologi, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran digital yang mampu mengubah cara guru merancang, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran.

Program ini dilaksanakan oleh tim dosen PGSD UPI Kampus Sumedang yang terdiri atas Dr. Aah Ahmad Syahid, M.Pd., Dr. Rana Gustian Nugraha, M.Pd., Riana Irawati, M.Pd., Dety Amelia Karlina, M.Pd., dan Sidqia Nurfadilah, M.Pd. Melalui pendekatan berbasis praktik, para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga pengalaman langsung dalam mengembangkan media dan strategi pembelajaran digital yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan sekolah masing-masing.

Program ini juga diharapkan mampu memperluas pemerataan kompetensi digital guru melalui budaya berbagi praktik baik antarsekolah.

Pelaksanaan Batch 2 di Pangandaran memperoleh dukungan penuh dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pangandaran.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Darso, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar, khususnya dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.

Kegiatan ini juga diikuti kepala sekolah dan guru dari Gugus SD Wonoharjo yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi.

Berbagai materi disampaikan oleh narasumber yang memiliki kepakaran di bidang pendidikan dasar dan teknologi pembelajaran. Seluruh narasumber menekankan bahwa digitalisasi bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, meningkatkan keterlibatan peserta didik, serta mendorong lahirnya inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21.

0 Komentar