Selain itu, kampus juga mengusulkan adanya kompensasi berupa dukungan pembersihan lingkungan kampus selama aktivitas pertambangan masih berlangsung.
“Yang kami harapkan karena melihat dari dampak yang sudah ditimbulkan saat ini pencermaran debu cukup signifikan dirasakan jadi kami berharap ada solusi nyata agar pencemaran debu dapat segera dikendalikanpihak pemerintah setempat bisa melakukan langkah-langkah peringatan atau teguran kepada pihak para PT yang melakukan penambangan galian pasir di wilayah tersebut sehingga aktivitas pendidikan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.(ahm)
