SUMEDANGEKSPRES — Perkembangan terbaru pekerjaan penanganan kebocoran pipa utama Galvanized Iron (GI) 12 inci di Jalan Prabu Geusan Ulun (depan Polsek Sumedang Selatan) kini telah memasuki tahap krusial, yaitu proses pemotongan pipa.
Kepala Bidang Teknik Produksi dan Sumber Daya Air Perumda Air Minum Tirta Medal Kabupaten Sumedang, Yadi, S.Sos menyampaikan, tim teknis di lapangan terus bekerja maraton dan berharap pengerjaan fisik pipa pada titik kebocoran ketiga ini dapat tuntas dalam waktu dekat.
”Saat ini tim di lapangan sedang melakukan proses pemotongan pipa. Mudah-mudahan sebentar lagi beres. Setelah seluruh tahapan penormalan teknis dan pemulihan tekanan pipa selesai dilaksanakan, proses pengaliran air akan kembali dinormalisasi secara bertahap dengan segera mungkin,” terang Yadi, Kamis (13/8). Kendati demikian, Yadi memberikan pemahaman teknis kepada masyarakat bahwa ketika pintu air kembali dibuka, pasokan air tidak seketika langsung sampai ke kran rumah pelanggan.
Hal ini disebabkan adanya proses hidrolika pada jaringan pipa distribusi.
Baca Juga:Perbaikan Pipa GI 12 Inci Masuk Titik Ketiga, Jalan Pangeran Geusan Ulun Masih DibongkarTerpilih Pimpin PWI Jabar, Tantan Sulthon Gaungkan Rekonsiliasi dan Rangkul Kubu Rival
“Air yang mengalir dari Sumber Nangorak membutuhkan waktu untuk mendorong jebakan udara di dalam pipa yang terisi selama aliran terhenti,” sebutnya.
Seluruh jaringan pipa distribusi yang membentang hingga kawasan perkotaan harus terisi penuh (full) oleh air terlebih dahulu agar tekanan air kembali stabil.
“Oleh karena itu, kami memohon pengertian dan kesabaran dari seluruh pelanggan yang terdampak,” tambahnya.
Demi keamanan pengerjaan teknis, pengaliran air bersih untuk sementara masih dinonaktifkan.
Wilayah pelanggan yang terdampak meliputi pemukiman Singaparna, Palasari, Cipada, Kaum, Cipameungpeuk, Pager Betis, Tenjolaya, Suryaatmaja, RD Suyud, Dr. Saleh, Kebonkol, Burujul, Raden Suyud, Pangeran Santri, Gending, dan Ragadem 1, serta fasilitas umum/layanan di Jl. PG. Ulun (Bank BJB, BRI Regol, Sumarna, Rumdin Kapolres, RS Paviliun, RSUD Sumedang, RSU IGD, dan GIM).
Pihak manajemen memohon doa agar seluruh tahapan pemotongan, penyambungan, dan penormalan hidrolika pipa ini berjalan lancar hingga air mengalir merata kembali. (red)
