Debit WTP Nagorak Anjlok 52,8 Persen, Tirta Medal Rekayasa Distribusi Air

Debit WTP Nagorak Anjlok 52,8 Persen, Tirta Medal Rekayasa Distribusi Air
Debit WTP Nagorak Anjlok 52,8 Persen, Tirta Medal Rekayasa Distribusi Air
0 Komentar

Lebih jauh Imas mengatakan, Perumda meminta masyarakat menggunakan air secara bijak, selama kondisi sumber air belum kembali normal.

Imas juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang mengalami keterlambatan maupun ketidakmerataan aliran.

Imas memastikan, kondisi tersebut bukan karena petugas berhenti bekerja.

Justru sebaliknya. Ketika debit sumber air menyusut, pekerjaan di lapangan menjadi semakin rumit. Setiap liter air harus diatur agar bisa dimanfaatkan seefektif mungkin.

Baca Juga:KH Sa’dulloh: Isilah Kemerdekaan dengan Semangat Belajar yang TinggiRibuan Warga Serbu Kolam Al Kamil, 1,5 Ton Ikan Ditebar untuk Meriahkan HUT RI

“Mohon pengertian dan dukungan dari pelanggan. Kami terus berupaya mengoptimalkan debit yang ada agar pelayanan tetap berjalan,” kata Imas.

Krisis debit ini pada akhirnya bukan hanya soal berapa liter air yang hilang dari sumber.

Tetapi juga soal bagaimana 34–38 liter per detik yang masih tersedia itu bisa sampai ke ribuan rumah pelanggan.

“Airnya berkurang. Jaringannya tetap sama. Pelanggannya tetap ada. Maka distribusinya yang harus pintar-pintar diatur. Sampai alam kembali memberikan debit seperti semula,” pungkasnya. (red)

0 Komentar