Karena itu, Bupati menekankan bahwa keberhasilan peluncuran buku tersebut tidak berhenti pada seremoni. Buku itu harus benar-benar digunakan, dibaca, dipahami, dan disebarluaskan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Setelah diluncurkan, buku ini harus fungsional. Harus dibaca, dipahami, diajarkan, dan menjadi bahan pembelajaran. Dengan memahami sejarah, kita bisa lebih baik membaca dan mempersiapkan masa depan,” pungkasnya. (red)
