Sejumlah Proyek Tertunda, Pemdes Kebonjati Sumedang Kembali Bidik Infrastruktur pada 2027

Musdes Kebonjati
MUSYAWARAH DESA: Pelaksanaan Musyawarah Desa untuk penetapan RKPDes 2027 digelar di Aula Kantor Desa Kebonjati, Kecamatan Sumedang Utara, baru-baru ini.(Achmad/Sumeks)
0 Komentar

Pemerintah Desa Kebonjati, Kecamatan Sumedang Utara, kembali memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2027.

Prioritas tersebut disepakati melalui Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar di Aula Kantor Desa Kebonjati. Sejumlah program infrastruktur yang sebelumnya belum terealisasi karena keterbatasan anggaran kembali diusulkan untuk dilanjutkan pada 2027.

Plt. Kepala Desa Kebonjati Popong Hadijah mengatakan hasil musyawarah telah disepakati bersama oleh unsur masyarakat desa dan mendapat persetujuan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Baca Juga:Jadwal SIM Keliling Sumedang 5 Oktober 2026, Cek Lokasi dan PersyaratannyaPojokan 325: “Nu Salawase, PBNU Sacukupe”

Menurut Popong, pembangunan fisik masih menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat. Beberapa program yang diusulkan antara lain pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan rabat beton jalan alternatif RW 03-RW 04 Dusun Bojongjati.

Selain itu, pemerintah desa mengusulkan pengaspalan (hotmix) Jalan Kubangjaya RW 05, perbaikan lanjutan Jalan Genteng RW 07, serta pengadaan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Dusun Sukakerta.

“Di antaranya TPT dan rabat beton jalan alternatif RW 03-RW 04 Dusun Bojongjati, hotmix Jalan Kubangjaya RW 05, perbaikan lanjutan Jalan Genteng RW 07, dan pengadaan sumur bor untuk air bersih di Dusun Sukakerta,” kata Popong.

Program tersebut sebagian merupakan pekerjaan yang sebelumnya telah masuk dalam RKPDes 2026, tetapi belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran.

Selain pembangunan infrastruktur, Pemerintah Desa Kebonjati tetap mengalokasikan perhatian pada program pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan kader PKK menjadi salah satu prioritas, bersama upaya penurunan angka stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem.

Popong berharap kondisi anggaran desa pada 2027 kembali lebih normal sehingga usulan masyarakat yang telah masuk dalam perencanaan dapat direalisasikan secara bertahap.

Ia juga berharap kepala desa hasil pemilihan kepala desa dapat melanjutkan program pembangunan dan membawa Kebonjati ke arah yang lebih baik.

Baca Juga:Batik Sumedang, Sejarah yang Menjadi MotifRombongan Pesantren Tangerang Telusuri Jejak Sejarah Sumedang Larang

“Sehingga berbagai program pembangunan yang diusulkan masyarakat Desa Kebonjati dapat direalisasikan oleh pihak desa,” ujarnya.(ahm)

0 Komentar