sumedangekspres – Jum’at, 10 November 2023, merupakan hari yang penuh haru bagi puluhan jamaah umroh asal Jambi yang sebelumnya terlantar di Jeddah. Rombongan perjalanan ibadah umroh PT MSI harus berjuang keras untuk mendapatkan tiket pulang ke Indonesia setelah mengalami kendala yang tak terduga. Akhirnya, mereka berhasil pulang dan tiba dengan selamat di Jambi.
Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menyampaikan bahwa 42 jemaah umrah tersebut tiba dengan selamat melalui Bandara Sultan Thaha. Keberhasilan kepulangan ini tidak lepas dari upaya keras pihak agen umrah Jambi yang turut bertanggungjawab terhadap nasib seluruh jamaah yang terdampar di luar negeri.
Kisah ini bermula ketika rombongan umrah PT MSI harus menghadapi masalah yang cukup serius di Jeddah. Tidak memiliki tiket pulang membuat mereka terjebak di sana, menimbulkan kekhawatiran dan kecemasan di tengah kondisi yang tidak pasti. Namun, melalui kerja sama dan koordinasi yang baik antara pihak agen umrah Jambi, mereka berhasil menemukan solusi untuk membawa pulang seluruh jamaah ke tanah air.
Baca Juga:KH Abdul Chalim: Pahlawan Nasional Asal Majalengka Jawa BaratKonsekuensi Pidana Bagi Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden yang Mengundurkan Diri
Menariknya, tiket kepulangan tersebut tidak dibiayai oleh PT MSI pusat. Agen umrah Jambi berinisiatif untuk menanggung biaya kepulangan dengan menggunakan dana pribadi. Keputusan ini menunjukkan tanggungjawab dan kepedulian pihak agen terhadap jamaah umroh yang tergabung dalam rombongan PT MSI.
Wahyudi Abdul Wahab, Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, mengapresiasi tindakan positif dari agen umrah Jambi. Beliau menyebut bahwa keberhasilan kepulangan jamaah umrah ini adalah bukti nyata bahwa kerjasama yang baik antara pihak penyelenggara dan agen umrah dapat mengatasi berbagai kendala yang muncul di tengah perjalanan ibadah umroh.
Tidak hanya sebagai pengelola perjalanan umrah, agen umrah Jambi telah menunjukkan peran sosialnya dengan membantu jamaah umrah yang mengalami kesulitan.
Kejadian ini menjadi momentum bagi semua pihak terkait untuk terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi agar perjalanan ibadah umroh dapat berlangsung dengan lancar dan aman bagi semua jamaah.
