Anggaran Hibah Keagamaan Rp14 Miliar Disiapkan Pemkab Sumedang Pada 2024

Anggaran Hibah Keagamaan Rp14 Miliar Disiapkan Pemkab Sumedang Pada 2024
Anggaran Hibah Keagamaan Rp14 Miliar Disiapkan Pemkab Sumedang Pada 2024 (ist/JIBI)
0 Komentar

sumedangekspres – Anggaran Hibah Keagamaan Rp14 Miliar Disiapkan Pemkab Sumedang Pada 2024.

Pada tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Sumedang kembali menunjukkan komitmennya terhadap sektor keagamaan dengan mengalokasikan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp14 miliar untuk hibah keagamaan.

Angka ini menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2023, pemerintah hanya mengalokasikan dana sebesar Rp12,7 miliar untuk tujuan serupa.

Kabag Kesra Pemkab Sumedang, Saeful Amin, memberikan informasi terkait alokasi anggaran tersebut.

Baca Juga:Ejek Mahfud dan Langgar Aturan Debat, Gibran Dapat Sentimen Negatif TertinggiDesak Anies di Yogyakarta Batal Digelar, Izin Acara Dicabut

Ia menyampaikan bahwa pada tahun 2023, hibah keagamaan mencapai Rp12,7 miliar, dan pada tahun berikutnya, pemerintah memutuskan untuk meningkatkannya menjadi Rp14 miliar.

Hibah ini akan diberikan kepada 31 lembaga, meliputi hibah uang kepada Kementerian Agama (Kemenag) untuk fasilitasi pemberangkatan dan pemulangan haji, serta bantuan profesi guru atau Pendidikan Agama Islam (PAI).

Selain itu, hibah uang juga akan disalurkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas), Majelis Ulama Indonesia (MUI), pondok pesantren, masjid, madrasah, dan lembaga keagamaan lainnya.

Saeful menekankan bahwa pada tahun 2024, para penerima hibah diharapkan memiliki komitmen untuk mendukung program Pemda Kabupaten Sumedang, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting.

Komitmen ini diharapkan dapat diwujudkan melalui kolaborasi dan sinergitas program antara lembaga keagamaan dan Pemda, yang melibatkan edukasi, sosialisasi, dan fasilitasi program lainnya.

Penjabat Bupati Sumedang, Herman Suryatman, mengungkapkan harapannya terhadap peran lembaga keagamaan.

Selain meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, ia berharap lembaga-lembaga tersebut dapat turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumedang.

Baca Juga:Media Asing Soroti Gibran Usai Debat Pilpres 2024 : Kasar dan Ingin Terlihat PintarDitantang Anaknya, Ibu Ini Siksa Anak Sendiri Dengan Sadis

Herman menekankan pentingnya kolaborasi antara tokoh agama Kabupaten Sumedang dan pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan, stunting, dan pengangguran.

“Sesungguhnya, kita perlu bersatu padu, bersinergi untuk menjawab tuntutan zaman ini. Harapannya bukan hanya peningkatan keimanan dan ketaqwaan, tapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat kita,” ujar Herman.

Pemerintah daerah mengajak seluruh stakeholder, termasuk lembaga keagamaan, untuk bersama-sama membangun Sumedang dengan niat ibadah dan niat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Herman mengingatkan bahwa kerjasama ini bukan hanya dalam ranah keagamaan semata, tetapi juga dalam upaya menciptakan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

0 Komentar