sumedangekspres, KOTA – Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) LKD Utama Sejahtera Kecamatan Sumedang Utara berkomitmen untuk tetap fokus pada dua program usaha utama pada tahun 2025, yakni Perguliran Kelompok dan Usaha Kredit Barang.
Hal tersbut disampaikan Plt. Direktur Bumdesma LKD Utama Sejahtera, Warsana Rahayu, kepada Sumeks, Senin (3/3). Ia menegaskan, Perguliran Kelompok tetap menjadi prioritas utama dalam upaya pemberdayaan masyarakat.
“Perguliran Kelompok ini dipimpin oleh Ibu Neneng Sri, sementara Usaha Kredit Barang dikelola oleh Bapak Haji Maman,” ujarnya.
Baca Juga:Kultum Ramadan di Masjid Agung Sumedang Sarana Refleksi MasyarakatJelang Lebaran, Bupati Dony Minta SKPD Pantau Bapokting
Selain itu, Warsana menjelaskan, Usaha Kredit Barang mencakup kredit berbagai kebutuhan elektronik, seperti sepeda listrik, telepon genggam (HP), dan peralatan elektronik lainnya.
“Program ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan barang dengan skema kredit yang ringan,” tambahnya.
Warsana juga menekankan, program Perguliran Kelompok murni merupakan usaha pinjaman tanpa beban biaya administrasi atau potongan bagi nasabah. Namun, setiap kelompok diwajibkan memiliki sistem simpanan mandiri.
“Kami tetap melakukan pemeriksaan terhadap simpanan kelompok. Manfaatnya, simpanan ini bisa digunakan saat masa pengembalian pinjaman dan membantu menjaga ketepatan waktu pembayaran,” jelasnya.
Sementara itu, dalam skema Usaha Kredit Barang, Bumdesma LKD Utama Sejahtera menetapkan uang muka (DP) sebesar 10 persen dari harga barang dengan tenor cicilan hingga 10 bulan. Warsana berharap program tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Dengan dukungan dan kerja sama lintas sektor yang harmonis, kami berharap baik pengelola maupun masyarakat sebagai nasabah dapat mencapai kesejahteraan, sesuai dengan nama Bumdesma ini,” pungkasnya. (ahm)
