Korban Longsor di Jatihurip Sumedang Minta Bantuan Pemerintah: Saya Tak Tahu Lagi Harus Pulang ke Mana?

Korban Longsor di Jatihurip Sumedang Minta Pertolongan Pemerintah: “Saya Tak Tahu Lagi Harus Pulang ke Mana”
Korban Longsor di Jatihurip Sumedang Minta Pertolongan Pemerintah: “Saya Tak Tahu Lagi Harus Pulang ke Mana”
0 Komentar

sumedangekspres – Seorang warga terdampak longsor di Desa Jatihurip, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, menyampaikan kesedihannya atas musibah yang dialami dan memohon perhatian dari pemerintah.

Korban bernama Momon, warga Sukamulya RT 02 RW 06, merasa kehilangan tempat tinggal usai bencana longsor yang terjadi akibat hujan deras beberapa hari terakhir.

“Saya terkena musibah waktu hujan kemarin sampai-sampai saya tidak merasa memiliki tempat pulang. Tidak tenang hati. Setiap hari selalu dibayang-bayangi oleh kebingungan,” ungkap Momon dengan suara lirih, Senin (5/5).

Baca Juga:28 Titik Dijaga, Polres Sumedang Pastikan Kelancaran Lalu Lintas PagiBocoran Cara Dapat Saldo DANA Gratis Resmi Tanpa Nunggu Lama

Ia menjelaskan bahwa kondisi rumahnya sudah tidak layak huni akibat dampak longsor yang mengancam keselamatan keluarganya.

Untuk sementara, istri dan anak-anaknya sudah diungsikan ke rumah adiknya.

Namun, Momon sendiri masih harus berjaga di rumah tersebut karena tidak ada tempat lain yang bisa dituju.

“Bahkan tadi malam saya hampir tidak tidur karena hujan yang besar dan lama. Istri saya dan anak saya sudah diungsikan ke rumah adik saya karena mereka tidak bisa tidur di rumah kami ini,” ujarnya.

Momon yang sehari-hari berjualan di salah satu SD di daerahnya mengaku memiliki penghasilan pas-pasan.

Kondisi itu membuatnya kesulitan untuk membenahi sendiri rumahnya yang rusak akibat longsor.

“Tapi ya saya hanya segini adanya, setiap hari hanya berjualan di SD, hasilnya juga pas-pasan untuk keperluan sehari-hari,” keluhnya.

Momon mengaku sudah melaporkan kondisi yang dialaminya kepada Ketua RT, RW, dan Kuwu setempat.

Namun hingga kini, ia belum menerima kepastian bantuan atau dukungan.

Baca Juga:Auto Masuk! Link Resmi Saldo DANA Gratis Cuma Buat yang Cek Sekarang!Kapolres Sumedang Tinjau Dampak Bencana Pergeseran Tanah di Cisarua dan Salurkan Bantuan untuk Korban

“Saya meminta bantuannya dari pemerintah, saya juga sudah memberikan laporan kepada pak RT, RW dan Kuwu namun tidak tahu kapan ada bantuannya,” katanya lagi.

Dalam pernyataannya, Momon dengan penuh harap memohon perhatian dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah hingga pusat.

Ia menyampaikan permohonan maaf karena merasa tidak bisa menghadapi musibah ini sendirian.

“Saya minta maaf dan meminta bantuannya kepada pemerintah, semoga ada yang peduli. Saya segini adanya, dan tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengatasi musibah ini sendirian karena penghasilan pas-pasan,” ujarnya lirih.

0 Komentar