PAMULIHAN – Pembangunan perumahan di Kabupaten Sumedang terus berkembang, namun pemerintah daerah mengingatkan agar aspek fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) tidak luput dari perhatian. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Sumedang, Dra. Marliana, M.Si, menegaskan pentingnya kenyamanan dan keselamatan warga dalam setiap proyek hunian baru.
Menurut Marliana, secara teknis banyak pembangunan perumahan di Sumedang sudah memenuhi standar kelayakan. Namun demikian, fasos dan fasum harus tetap menjadi prioritas. “Fasos dan fasum itu harus bagus. Mudah-mudahan seluruh pengembang di Sumedang sesuai dengan harapan pemerintah, di mana keselamatan dan kenyamanan warga lebih diutamakan,” ujarnya dalam sebuah kegiatan di Kecamatan Pamulihan, belum lama ini.
Ia juga mengingatkan pengembang mengenai kewajiban menyerahkan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) kepada pemerintah daerah setelah pembangunan selesai. Menurutnya, langkah tersebut penting agar fasilitas bisa tercatat secara resmi dan digunakan kembali untuk kepentingan warga.
Baca Juga:Resmi Diajukan, Mangga Gincu Sumedang Menuju Sertifikat Indikasi GeografisPemkab Sumedang Serap Aspirasi Pemuda dan Mahasiswa untuk Pembangunan Daerah
“Jika PSU diserahkan kepada pemerintah, maka pengelolaannya akan lebih jelas dan kebermanfaatannya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tutur Marliana.
Selain fasilitas, keberlanjutan lingkungan juga menjadi perhatian. Marliana menekankan agar pengembang tidak sembarangan menebang pohon besar yang berfungsi sebagai resapan air. Ia menilai keseimbangan ekosistem sangat berpengaruh terhadap kualitas hunian.
“Kami meminta pengembang menjaga ketersediaan pohon besar agar daya serap air tetap terjaga. Jangan sampai semua lahan digunduli karena itu bisa menimbulkan masalah lingkungan,” tambahnya.
Imbauan ini disebut sejalan dengan komitmen Pemkab Sumedang untuk mengawal pembangunan perumahan yang tidak hanya layak huni, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan.
“Pemerintah berharap, kerja sama antara pengembang dan pemerintah daerah dapat menciptakan kawasan perumahan yang nyaman, aman, serta berwawasan lingkungan,”tuturnya. (kos)
