Caffe Cepot Ngesot, Tempat Nongkrong Pecinta Musik yang Menghidupkan Nuansa Seni di Sumedang

Caffe Cepot Ngesot Sumedang
Caffe Cepot Ngesot Sumedang
0 Komentar

SUMEDANG EKSPRES, KOTA – Kehadiran Cafe Cepot Ngesot menjadi warna baru bagi dunia hiburan dan musik di Kabupaten Sumedang.

Mengusung konsep kafe santai yang dipadukan dengan pertunjukan musik, tempat ini hadir sebagai ruang berkumpul bagi masyarakat, khususnya para pecinta musik dan musisi lokal.

Pengelola Cafe Cepot Ngesot, Erwin, menjelaskan bahwa kafe ini dirancang bukan sekadar tempat makan dan minum, tetapi juga sebagai wadah kreativitas dan silaturahmi para seniman musik.

Baca Juga:Minim PJU, Jalan Bandung–Garut Gelap Gulita, Balap Liar Marak di Depan KahatexTKA SD–SMP 2026 Digelar April, Ini Penjelasan Kemendikdasmen yang Banyak Disalahpahami

“Konsep kami adalah kafe yang nyaman, santai, dan hidup dengan musik. Kami ingin Cafe Cepot Ngesot menjadi rumah bagi para musisi di Sumedang,” ujarnya.

Berlokasi strategis di Jalan Kutamaya, seberang Bakso Sekar, Cafe Cepot Ngesot menghadirkan suasana hangat dengan sentuhan budaya lokal yang kuat.

Nama “Cepot Ngesot” terinspirasi dari tokoh pewayangan Sunda Cepot, yang dikenal humoris, merakyat, dan dekat dengan masyarakat.

Nilai tersebut tercermin dari desain interior hingga atmosfer akrab yang terasa di dalam kafe.

Tak hanya menyajikan kuliner, Cafe Cepot Ngesot rutin menghadirkan live music, terutama setiap Jumat dan Sabtu, yang juga disiarkan melalui Facebook.

Beragam genre musik ditampilkan, mulai dari akustik, pop, hingga musik tradisional yang dikemas modern.

“Biasanya kami sebarkan undangan event musik lewat media sosial. Alhamdulillah, responsnya bagus dan pengunjung yang datang cukup ramai,” kata Erwin.

Baca Juga:Keraton Sumedang Larang Ditegaskan sebagai Episentrum Kebudayaan Sunda di SumedangKlaim Jalan Cimanggung Mulus Dipertanyakan, Warga Temukan Banyak Titik Rusak di Cikahuripan

Menariknya, Cafe Cepot Ngesot juga memiliki grup musisi internal bernama Swallong Cast, yang kerap berkolaborasi dengan musisi lain dari berbagai daerah.

Dari sisi kuliner, kafe ini menawarkan sejumlah menu andalan yang menjadi favorit pengunjung, seperti Nasi Goreng Cikur, Barbecue Korea, dan Tom Yum.

Menu Tom Yum menjadi salah satu daya tarik utama karena diracik oleh chef berpengalaman dengan bumbu asli dari Thailand.

“Chef kami sudah berpengalaman bekerja di restoran, termasuk untuk menu Tom Yum yang rasanya mirip seperti di Malaysia,” imbuhnya.

Erwin juga mengungkapkan bahwa dirinya tak hanya berperan sebagai pengelola, tetapi juga musisi sekaligus chef khusus menu Barbecue.

0 Komentar